Kronologi Mang Uprit Ngamuk Hingga Dipanggil Polisi, Kang Dedi Mulyadi Beri Pendampingan

Suara Denpasar

Jum'at, 10 Maret 2023 | 14:44 WIB
Kronologi Mang Uprit Ngamuk Hingga Dipanggil Polisi, Kang Dedi Mulyadi Beri Pendampingan
Kronologi Mang Uprit Ngamuk Hingga Dipanggil Polisi, Kang Dedi Mulyadi Beri Pendampingan (Instagram @dedimulyadi71)

Suara Denpasar - Anggota DPR RI Kang Dedi Mulyadi kini terlihat memberikan pendampingan kepada seorang petani bernama Supriatna atau Mang Uprit.

Mang Uprit menyedot perhatian publik setelah video ngamuknya viral di sosial media.

Mang Uprit murka setelah tanaman edelweiss rawa yang ditanam di Ranca Upas, Bandung rusak akibat digilas rombongan pengendara motor trail pada Minggu (5/3/2023).

Kini pihak Kepolisian dari Polres Bandung telah memanggilnya untuk dimintai keterangan sebagai saksi atas pengrusakan tersebut.

Mang Uprit yang mengaku panik kemudian meminta bantuan Mantan Bupati Purwakarta Kang Dedi Mulyadi untuk mendampinginya.

Kang Dedi Mulyadi mengatakan Mang Uprit diperiksa sebagai saksi pada kerusakan lingkungan akibat acara trail motor di mana dalam event tersebut ada juga aksi pembakaran motor oleh peserta.

“Saya sudah tanya ke Pak Kasat (Kasatreskrim), titik fokusnya adalah mengumpulkan alat bukti perusakan lingkungan yang diakibatkan oleh acara Trail Adventur yang juga terjadi peristiwa pembakaran motor oleh peserta,” katanya dikutip dari ANTARA, Jumat (10/3/2023).

Kronologi Mang Uprit mengamuk

Video Mang Uprit ngamuk viral di Twitter, dikutip Suara Denpasar dari akun @MrBekalicky89 Mang Uprit menyenggol pihak Perhutani yang memberikan izin diadakannya event tersebut.

baca juga

“Khusunya buat orang Perhutani yang memberikan kebijakan memberikan izin acara tersebut,” katanya.

“Anda pure nya hanya ke bisnis, tidak peduli lingkungan. Paham gak kalian?” tambahnya.

Mang Uprit mengaku membudidayakan edelweiss rawa dan menanamnya di setiap blok. Ia mengatakan tak cuma mengambil keuntungan dari bunga itu, tapi juga ingin melestarikannya.

Lantaran menurutnya bunga edelweiss rawa hanya ada di dua tempat salah satunya di Ranca Upas.

 “Saya tanam lagi saya perbanyak, saya mengambil bunga nya mencari keuntungan dari ini tidak semata-mata hanya mencari keuntungan, saya ingin melestarikan, memperbanyak,” ujarnya.

“Biar nanti bunga ini bukan hanya sekedar cerita tapi ini harus lestari harus tetap ada,” tambahnya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kang Dedi Mulyadi Sindir Sang Mantan Ambu Anne? KDM: Ditinggalin Sama Saya Malah

Kang Dedi Mulyadi Sindir Sang Mantan Ambu Anne? KDM: Ditinggalin Sama Saya Malah

Denpasar | Selasa, 07 Maret 2023 | 15:25 WIB

Begini Jawaban Bupati Purwakarta Ambu Anne Saat Ditanya Bakal Nyalon Lagi? Eks Kang Dedi Mulyadi Pamerkan Ini

Begini Jawaban Bupati Purwakarta Ambu Anne Saat Ditanya Bakal Nyalon Lagi? Eks Kang Dedi Mulyadi Pamerkan Ini

Denpasar | Selasa, 07 Maret 2023 | 13:41 WIB

Terkini

Purbaya Sentil BPKP soal Audit 10 Perusahaan Sawit Diduga Manipulasi Ekspor CPO

Purbaya Sentil BPKP soal Audit 10 Perusahaan Sawit Diduga Manipulasi Ekspor CPO

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:06 WIB

Meki Nawipa Lepas Ekspor Perdana Hasil Perikanan Papua Tengah ke Pasar Internasional

Meki Nawipa Lepas Ekspor Perdana Hasil Perikanan Papua Tengah ke Pasar Internasional

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:06 WIB

4 Cushion Wardah yang Terbukti Laris untuk Base Makeup Flawless, Lengkap Harga dan Review

4 Cushion Wardah yang Terbukti Laris untuk Base Makeup Flawless, Lengkap Harga dan Review

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:05 WIB

Nama Sederhana Bukan Aib, Melainkan Satu Privilege yang Mempermudah Hidup

Nama Sederhana Bukan Aib, Melainkan Satu Privilege yang Mempermudah Hidup

Your Say | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:00 WIB

2 Motor Listrik Alternatif Scoopy dan Vespa: Nggak Mikir Oli Mahal, Idola Pelajar dan Pekerja

2 Motor Listrik Alternatif Scoopy dan Vespa: Nggak Mikir Oli Mahal, Idola Pelajar dan Pekerja

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:00 WIB

Buntut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Veronika Lake

Buntut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Veronika Lake

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:53 WIB

Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Akan Ajukan Banding

Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Akan Ajukan Banding

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:51 WIB

Menjual Pesona Masa Lalu: Misi Besar Bandar Lampung Ubah Bangunan Bersejarah Jadi Magnet Rupiah

Menjual Pesona Masa Lalu: Misi Besar Bandar Lampung Ubah Bangunan Bersejarah Jadi Magnet Rupiah

Lampung | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:41 WIB

Purbaya Jamin Lahan Hibah Meikarta 30 Hektare Tak Bebani APBN Saat Dikelola Danantara

Purbaya Jamin Lahan Hibah Meikarta 30 Hektare Tak Bebani APBN Saat Dikelola Danantara

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:40 WIB

Saat Negara Kehilangan 'Koordinat', Warga Kehilangan Ruang Hidup

Saat Negara Kehilangan 'Koordinat', Warga Kehilangan Ruang Hidup

Your Say | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:40 WIB

×