Suara Denpasar - Kabar mengejutkan datang dari Komedian atau Komika Cak Lontong.
Dikabarkan jenazah telah tiba di rumah dukanya, bahkan dikabarkan pula Presiden Jokowi turut melayat.
Kabar tersebut diunggah dan disebarkan oleh channel YouTube Link Viral, dengan judul 'Innalillahi, Jenazah Tiba di Rumah Duka Cak Lontong, Jokowi Turut Melayat', dilansir Suara Denpasar pada Rabu, (15/3/202).
Selain itu, pada bagian gambar utama thumbnail juga tertulis 'JENAZAH TIBA DI RUMAH DUKA CAK LONTONG, JOKOWI TURUT MELAYAT KE RUMAH DUKA'.
Pada bagian thumbnail juga diperlihatkan foto Komika terkenal itu diedit dengan lingkaran bunga seperti kabar kematian seseorang pada umumnya.
Video berdurasi 3 menit 10 detik itu, diunggah pada Selasa, (14/3/2023), dan sampai saat ini sudah ditonton 1,9 ribu kali.
Berikut ini link video tersebut: https://youtu.be/uwtVwPuZUk0
Lantas benarkah informasi yang disampaikan tersebut?
CEK FAKTA:
Setelah ditelusuri, dalam video itu ditampilkan foto-foto Cak Lontong, kemudian sang narator menyampaikan pesan-pesan kematian, serta sekilas profil tentang komika tersebut.
"Kepulanganmu kepada sang pencipta sungguh terasa begitu cepat," ujar sang narator.
"Cak Lontong, lahir 7 Oktober 1970, adalah pelawak berkebangsaan Indonesia," lanjutnya.
Namun, pada akhir video sang narator kemudian menyampaikan berita tentang kematian ayah Cak Lontong.
Faktanya, ayah Cak Lontong telah meninggal dunia sejak tahun 2016, sebagaimana diwartakan oleh website Solopos.com pada (20/9/2016) dengan judul 'Kabar Duka: Ayah Cak Lontong Meninggal, Presiden Jokowi Layat'.
Jadi berita itu mengecoh publik, channel YouTube tersebut mengabarkan ayah komika Cak Lontong yang meninggal dunia.
Padahal sudah sejak tahun 2016, namun dikabarkan ulang kemarin dan dengan narasi judul serta thumbnail yang menipu dan mengecoh.
Dilihat dari akun instagram Cak Lontong, @caklontong, terlihat komika itu masih dalam keadaan baik-baik saja.
Bahkan dua hari lalu, Senin (13/3/2023) dirinya masih mengunggah postingan tentang project syuting di salah satu televisi nasional.
KESIMPULAN
Hasil penelusuran menunjukan bahwa berita tersebut mengecoh, menipu dan menyesatkan, apa yang disampaikan di judul, foto thumbnail, dengan apa yang diwartakan di akhir video, sangat bertolak belakang. (*/Ana AP)