Suara Denpasar - FIFA resmi merilis pernyataan bahwa Indonesia gagal menjadi tuan ruma Piala Dunia U-20 karena penolakan terhadap Timnas Israel dari beberapa pihak. Berikut beberapa fakta kekejaman negara Israel ke Palestina, penyebab sikap Indonesia ke Timnas Israel.
Pada hari Selasa (28/03/2023) Uni Eropa (EU) menyatakan bahwa Israel telah membumi hanguskan serta menyita sebanyak 953 bangunan milik Palestina di wilaya pendudukan Tepi Barat selama tahun 2022.
“Pada 2022 total 953 bangunan di Tepi Barat, termasuk di Yerusalem Timur, dihancurkan atau disita”, kata perwakilan Uni Eropa untuk Palestina dalam sebuah pernyataan dikutip Antara.
Dalam pernyataan tersebut disebut juga bahwa ternyata terjadi sebanyak 849 serangan yang dilakukan oleh pemukim Israel terhadap warga Palestina di tahun tersebut. Sejauih ini belum ada komentar dari pemerintah Israel atas pernyataan EU tersebut.
Sosiolog Musni Umar berkicau pada tweet di akun Twitter pribadinya pada Rabu (29/03/2023) dan mengemukakan pendapat bahwa kekejaman Israel terhadap bangsa Palestina tidak boleh ditolelir, harus dihapuskan.
“Kekejaman Israel terhadap bangsa Palestina tidak boleh ditolelir, harus dihapuskan. Kalau tidak bisa membantu mereka, minimal jangan bolehkan timnas Israel bermain sepakbola di Indonesia. Ini selemah-lemahnya iman.” tulisnya.
Kejadian tersebut merupakan sedikit fakta tentang kekejaman Israel terhadap Palestina yang menjadikan timnas Israel ditolak untuk bermain sepak bola di Indonesia. (*/Dinda)