Suara Denpasar - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming dikritik punya gaya salaman aneh pada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Hal ini bermula ketika Ganjar mengabadikan foto bersama Gibran lewat unggahan Twitter.
Diketahui keduanya bertemu usai berseberangan pendapat soal Piala Dunia U-20. Dalam foto, Gibran tampak membungkuk ketika bersalaman dengan Ganjar.
"Ibarat sumur, awake dewe ojo nganti kelangan sumbere. Kita mesti pandai menempatkan diri agar tetap migunani. Enom lan tuwa iku gur wilangan angka, ireng lan putih ing rambut nora tanda kawicaksanan," tulis Ganjar di Twitter pada Senin (3/4/2023).
Cuitan Ganjar itu kemudian dibalas oleh Gibran. "Siap bapak. Matur nuwun untuk arahannya. Sehat selalu," ucap putra sulung Presiden Jokowi itu.
![Gibran Rakabuming dan Ganjar Pranowo Bertemu Usai Beda Pandangan Soal Piala Dunia U-20 [Twitter/@gibran_tweet]](https://media.suara.com/suara-partners/denpasar/thumbs/1200x675/2023/04/03/1-gibran-2.jpg)
Momen pertemuan Gibran dan Ganjar itu langsung jadi pemberitaan di media online. Namun ada salah satu netizen yang protes karena menilai gaya salaman Gibran pada Ganjar yang dinilai aneh.
"Mas wali @gibran_tweet klo salaman gak usah gitu2 amatlah. Aneh liatnya pejabat kok salamannya kyk gtu," kata akun @Pink07Black.
Namun Gibran tak membela diri meski gaya salamannya dibilang aneh. Dia hanya membalas dengan dua huruf. "Oh," ujarnya singkat.
![Balasan Gibran Soal Gaya Salaman pada Ganjar yang Disebut Aneh [Twitter/@gibran_tweet]](https://media.suara.com/suara-partners/denpasar/thumbs/1200x675/2023/04/03/1-gibran.jpg)
Sementara itu dari pertemuan itu, Gibran dan Ganjar nampak bisa kembali tersenyum ringan satu sama lain usai beda pendapat soal Piala Dunia U-20. Diketahui Ganjar terang-terangan menolak Timnas Israel di kejuaran itu sedangkan Gibran tak keberatan bahkan menawarkan Solo sebagai tuan rumah pengundian grup yang tadinya bakal digelar di Bali.
Gibran juga mengaku telah minta maaf kepada Ganjar perihal perbedaan sikap tersebut. "Jelas saya tadi langsung meminta maaf ke pak Gubernur apabila kemarin kita berbeda-beda pandangan. Tapi semuanya clear kok, tenang aja," tutur Gibran, dikutip Suara Denpasar dari kanal YouTube Berita Surakarta pada Senin (3/4/2023).
Selain itu Gibran mengatakan bahwa masalah Piala Dunia U-20 bukan menjadi hal utama dari pertemuan dengan Ganjar. Dia menyebut undangan pertemuan itu bertujuan untuk membahas masalah pekerjaan serta proyek-proyek di Kota Solo. (*)