Suara Denpasar – Persoalan hak cipta beberapa waktu terakhir ini menjadi perbincangan hangat di media sosial. Di mana terjadi sebuah polemik dari kedua musisi papan atas negeri ini, yaitu Ahmad Dhani dan Once tentang larangan menyanyikan lagu Dewa 19.
Berbicara soal hak cipta tentu saja memerlukan status keilmuan yang cukup mumpuni di bidangnya. Kali ini Rocky Gerung yang juga dikenal sebagai pemerhati Hak Asasi Manusia (HAM) memiliki pandangannya soal hak cipta.
Menurut Rocky Gerung, segala bentuk hak yang melekat pada manusia, seperti hak cipta, hak merk dagang, dan hak-hak lainnya merupakan sesuatu yang unik.
“Setiap hak itu, dia unik. Jadi, kalau dia unik gak boleh digandakan,” kata Rocky Gerung yang dikutip dari kanal YouTube Video Legend oleh Suara Denpasar, Minggu (16/4/2023).
"Mendengarkannya pun sebetulnya, kalau gue bisa bilang ini gue bikin tapi gak boleh didengerin orang lain, ya diprotek, emang gak boleh didengerin,” tegas Rocky Gerung tentang sebuah hak.
Maka, kalau sesuatu yang sudah diproteksi tapi bocor ke mana-mana, Rocky Gerung pun menganggap artinya hal itu sudah dicuri.
Soal hak bukan semata-mata karena adanya ketentuan harga sehingga bebas menggunakanya, karena label harga itu ada pada barangnya bukan pada idenya sehingga terciptanya barang tersebut. Jadi, sampai mati pun sang pemilik hak atas ide yang dikreasikannya tetap melekat kepada si pemilik ide itu. (*/Dinda)