Suara Denpasar - Dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1444 H tahun 2023, Kepolisian Daerah (Polda) Bali menggelar Operasi Kepolisian dengan sandi “Operasi Ketupat Agung 2023".
Sebanyak 148.261 personil gabungan diturunkan guna mengantisipasi gangguan Kamtibmas dan gangguan Kamseltibcarlantas arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2023.
“Operasi Ketupat 2023 melibatkan 148.261 personel gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Kementerian terkait, BNPB, BMKG, Basarnas, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka dan Mitra Kamtibmas lainnya,” ujar Kapolda Bali Irjen. Pol. Drs. Putu Jayan Danu Putra, S.H., M.Si., saat gelar apel pengecekan pasukan di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Senin (17/4/2023).
Operasi Agung tersebut akan berlangsung selama 14 hari. Mulai dari 18 April - 1 Mei 2023.
Dalam memberikan arahan, Kapolda Bali mengimbau agar tim Operasi Ketupat Agung 2023 dapat melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh. Dan juga menanamkan dalam diri bahwa melakukan pengamanan dalam operasi ketupat 2023 adalah sebuah kehormatan sekaligus ladang amal ibadah.
“Pastikan ketersedian pribadi dan berbagai fasilitas penunjang lainnya pada setiap pospam posyan maupun pos terpadu.
kata Kapolda Bali. Diharapkan tim untuk mempetkuat sinergitas dan soliditas antara petugas pengamanan maupun steakholder terkait, karena hal itu merupakan kunci keberhasilan Operasi Ketupat 2023," pungkasnya. (*/Dinda)