Suara Denpasar - Nikita Mirzani sebut Toni Dedola tidak ada pekerjaan, hal itu disampaikannya di hadapan media beberapa waktu lalu.
Mulanya, Nikita mengaku akan menerima lelaki walaupun tidak punya uang, menurutnya kesetiaan adalah kunci baginya untuk mencintai seorang lelaki.
Dirinya juga sempat membahas kriteria pria yang diidamkan olehnya, ialah pria yang setia dalam menjalin hubungan percintaan.
Saat hubungannya dengan Toni Dedola tidak baik, Nikita Mirzani menyebut pria yang pernah dicintainya itu sebenarnya tidak memiliki pekerjaan.
"Yang saya mau adalah sederhana saja tapi mencintai saya sepenuh hati, mencintai anak-anak saya sepenuh hati gitu kan," ujarnya dilansir Suara Denpasar dari kanal YouTube Was Was pada Rabu, (3/5/2023).
"Kalau soal pekerjaannya memang Toni kan tidak ada pekerjaan sebetulnya," ujarnya.
Nikita Mirzani menjelaskan bahwa meski Toni Dedola tidak punya pekerjaan, namun dirinya mendapatkan uang dari salary kepolisian, karena ia merupakan mantan kepolisian.
"Tapi dia diberikan salary dari kepolisian sebesar 20 juta setiap bulan," ujarnya menyampaikan.
Pernyataan Nikita yanh menyebut Toni Dedola pengangguran itu berbeda dengan pernyataan sebelumnya. Pada beberapa waktu lalu dirinya justru pernah menepis tuduhan tentang Toni Dedola yang disebut pengangguran hingga babu.
Baca Juga: Senang Dito Mahendra Jadi Buronan Polisi, Nikita Mirzani: Dia Musuh Terbesar Saya
Pernyataan Nikita Mirzani itu pernah disampaikannya dalam salah satu podcast dari kanal YouTube Ismi n Hidayah, videonya diunggah pada 4 Maret 2023.
Dalam video itu sang YouTuber bernama Ismi Hidayah meminta klarifikasi soal dugaan Toni Dedola yang disebut pengangguran hingga babu.
Kemudian, Nikita Mirzani menyampaikan bahwa asumsi netizen itu tidak benar, suaminya memang tidak bekerja di kantor, namun bukan berarti ia adalah pengangguran.
"Ya memang namanya netizen kan banyak yang gembel ya, banyak orang miskinnya, sorry to say, gitu kan," ujar Nikita menjelaskan.
"Buat mereka kalau orang itu tidak bekerja di kantor mungkin itu pengangguran, gitu kan," ujarnya melanjutkan.
"Buka laptop, ya bekerja dari sini ke Jerman, dari sini ke luar negeri, ke temennya segala macem kan gak butuh kantor!," ujarnya melanjutkan.