Suara Denpasar - Remaja cewek yang pingsan saat pencarian anak hilang di Kalijati, Subang, Jawa Barat mengaku sempat melihat sosok tua atau nenek yang membawa Darrel Gaisan Rafasya.
Seperti diunggah dalam kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, Rabu (3/5/2023), gadis SMK itu akhirnya siuman dari pingsan usai pencarian Darrel. Diketahui, Darrel dinyatakan hilang 24 April 2023 lalu.
Saat siuman gadis yang dipanggil Eva itu ditanya Kang Dedi Mulyadi.
"Kamu lihat apa?" tanya Kang Dedi.
"Ada yang ngikutin bapak. Nenek-nenek," jelasnya.
Dia mengaku melihat Darrel bersama nenek tersebut. Akhirnya Kang Dedi mengajak anak remaja cewek itu ke pekarangan atau kebun yang diduga jadi tempat keberadaan Darrel.
Akan tetapi, baru berjalan beberapa langkah sampai pekarangan, Eva menyebut hawanya panas. Dia ketakutan, dan ingin kembali. Dia kemudian pingsan. Setelah siuman, Eva kembali diajak ke pekarangan dengan cara digendong.
Dia menunjuk lokasi Darrel, yakni di sekitar rumpun bambu. Namun, kemudian sudah tidak ada lagi. Menurutnya, Darrel sudah dipindahkan.
Suasana menjadi mencekam. Warga bersolawat bersama. Sedangkan remaja itu seperti terus ketakutan dan lemas. Berkali-kali Eva pingsan. Ketika siuman, berkali-kali dia menunjukan beberapa lokasi.
Baca Juga: Merinding! Saat Dedi Mulyadi Cari Anak Hilang, Seorang Remaja Cewek Pingsan di Sampingnya
Eva sempat kesurupan. Dia berbincang dengan Kang Dedi. Mantan bupati Purwakarta itu menanyakan di mana Darrel.
"Ayo tunjukkan di mana?" tanya Kang Dedi sedikit berteriak.
Saat siuman, Eva yang dalam kondisi kesurupan menunjukkan beberapa lokasi lagi. Kang Dedi akhirnya menanyakan kapan Darrel dikembalikan. Disebut hari kesembilan, atau Rabu (3/5/2023) ini.
Namun, pecarian Darrel pada Selasa malam (2/5/2023) itu belum membuahkan hasil. Kang Dedi dan warga menyudahi pencarian, lalu kembali ke rumah keluarga Darrel.
Ke arah kamera, Kang Dedi menyatakan secara ilmiah, dia tidak yakin sesuatu yang gaib bisa membawa makhluk yang memiliki jasad.
Walau begitu, dia menyatakan segala petunjuk apa pun, termasuk yang tidak masuk akal tidak ada salahnya dilakukan, selain melakukan ikhtiar melakukan pencarian secara langsung. Siapa tahu petunjuk itu bisa membuahkan hasil menemukan bocah 3,5 tahun itu. (*)