Suara Denpasar - Waduh, video pendek pengeroyokan yang dilakukan oleh dua orang kepada seseorang satpam satuan pengaman atau satpam di media sosial, 7 Mei 2023.
Dalam narasi video tersebut berbunyi "TERJADI LAGI ORANG BALI YANG BERTUGAS SEBAGAI SATPAM DIKEROYOK ORANG LUAR KARENA SENGGOLAN DIJALAN DAN YANG PARAHNYA ORANG YANG MEREKAM ADALAH NYAME BALI MALAH JADI PENONTON BUKANNYA MELERAI. SAMPAI SAAT INI BELUM DIKETAHUI PENYEBAB SEBENARNYA.
SUMBER VIDIO: Gung Reborn," begitu dikutip dari halaman Facebook@Bali Jani, Minggu 7 Mei 2023.
Tampak dua pria dengan logat ketimuran itu memukul bagian kepala pria yang merupakan satpam tersebut.
Belum diketahui penyebab pengeroyokan itu. Hanya saja, pembuat video sempat menanyakan korban sambil tertawa.
"Bapak ngaku-ngaku polisi," demikian suara perekam video dalam Bahasa Bali. "Tidak," jawab korban dalam Bahasa Bali.
"Ngaku jadi polisi, jangan buat masalah di sini" ulang perekam video sambil terkekeh. "Tidak saya satpam," ungkap pria yang dipukuli itu.
Satpam itu mengaku keributan karena saling senggol, namun dibantah oleh pelaku. Sampai berita ini diturunkan, belum jelas juga soal kasus pengeroyokan itu adakah akan dilaporkan ke pihak kepolisian atau berakhir damai.
Hanya saja, netizen mempertanyakan soal pembuat video sambil terkekeh melihat korban berdarah-darah.
Baca Juga: Banyak Yang Penasaran, Rachel Vennya Jelaskan Makna Tato Unik di Bagian Pinggangnya
"Badah...Adi kendel bo tepuke timpalne uyake...ngeri Gumi Jani..," komen akun @mexicoba** yang mempertanyakan soal pembuat video yang bisa tertawa terkekeh-kekeh melihat korban dikeroyok. ***