Suara Denpasar - Beredar video viral yang memperlihatkan seorang anak histeris menangis saat ditangkap polisi, berdasarkan keterangannya, peristiwa itu terjadi di Jerman.
Video itu beredar di sosial media, diduga penangkapan anak oleh polisi Jerman hingga histeris itu dikarenakan sang anak menolak ajaran LGBT di sekolah.
Video itu disebarkan oleh akun instagram @daeng_indonesia, sebagaimana dilansir Suara Denpasar pada Senin, (8/5/2023).
Dalam video itu terlihat seorang anak hiateris menangis saat ditangkap dan hendak dibawa oleh polisi, pengunggah video mewartakan bahwa pihak dalam peristiwa tersebut adalah polisi di Jerman.
"Beberapa waktu lalu viral beredar video yang menunjukan terjadinya penangkapan anak kecil di Bremerhaven, Jerman," tulis pemilik akun pada caption unggahannya.
"Menurut klaim pengguna media sosial, anak tersebut ditangkap atas dugaan menolak ajaran LGBT yang diajarkan di sekolahnya," tulisnya.
Pemilik akun sosial media itu juga mewartakan bahwa anak yang menolak itu merupakan anak dari keluarga muslim.
"Dan tentu saja ia menolaknya sebagai seorang muslim," tulisnya melanjutkan.
"Kabarnya masalah tersebut memicu laporan pihak sekolah ke Dinas Perlindungan anak, terkait pengajaran dari keluarga yang salah," terangnya. (*/Ana AP)
Baca Juga: Indra Bekti Sudah Prediksi Gugatan Cerai Aldila Jelita Sejak Lama? Isu Percakapan LGBT jadi Bumbu