Suara Denpasar - Tewasnya Fitran Robby Firdaus (39) usai dikeroyok dua orang pelaku menyimpan tanda tanya apa yang melatarbelakangi kasus pembunuhan di Jalan Tukad Bilok, Denpasar, tersebut.
Selain satu tewas, juga ada satu korban atas nama Rajesh Swen asal India mengalami luka robek pada dahi, kepala bagian belakang dan leher.
Korban pun harus menjalani perawatan intensif di RS Bali Mandara, Sanur, Denpasar.
Kepada polisi Rajesh Swen menjelaskan bahwa dia berkenalan dengan para pelaku di Kuta pada hari Kamis tanggal 10 Mei 2023.
"Pelaku tidak memiliki tempat tinggal maka saksi mengajak para pelaku untuk tinggal di tempat saksi (TKP)," jelas polisi mengutip pernyataan saksi korban luka.
Saksi mengatakan, kedua pelaku akhirnya diberikan tumpangan tempat tinggal di rumah di Jalan Tukad Bilok GG Banteng No 1 Sanur Kauh yang merupakan tempat tinggal Firdaus yang asli Jakarta.
"Sabtu tanggal 13 Mei 2023, saksi maupun korban dan para pelaku mengkonsumsi miras. Tiba-tiba para pelaku menyerang saksi dan korban dengan mengunakan kayu, selanjutnya pelaku mengunci saksi dan korban didalam kamar lalu pelaku kabur membawa uang dan HP milik korban," jelas polisi.
Akibat aksi brutal dua pelaku, korban Firdaus akhirnya meninggal dunia. Sedangkan Swen harus menjalani perawatan intensif dari tim medis.
Di bagian lain Gusti Wayan Cakra yang merupakan pecalang Intaran menjelaskan sekitar jam 13.00 WITA saksi ditelepon oleh rekannya yang bernama Ketut Mandra meminta nomer kontak BPBD guna membantu tamu yang di bilang jatuh dari lantai di Gang Banteng depan kantor PDIP.
"Selanjutnya saksi menelepon kantor BPBD, ketika BPBD sudah tiba saksi melihat salah satu korban yang luka sudah berada di pinggir jalan untuk menunggu ambulance BPBD Kota Denpasar dan sempat menanyakan kepada korban yg luka dia mengatakan bahwa dirinya habis berkelahi dengan dua orang temannya. Di mana pelaku sudah kabur.
Baca Juga: Viral Pelatih Pencak Silat Vietnam Ajak Ribut, Perwira Kopassus TNI Turun Tangan, Ternyata...
Selanjutnya korban yg luka di angkut oleh ambulance BPBD Kota Dps ke Rumah Sakit Bali Mandara," papar dia.
Atas kasus tersebut, jajaran aparat Polsek Denpasar Selatan dan Polresta Denpasar sedang memburu pelaku. ***