Suara Denpasar – Baru-baru ini Kolonel Wahyo Yuniartoto viral di media sosial, usat ikut turun tangan menghadapi pelatih silat Vietnam yang mengajak ribut pelatih silat Indonesia di SEA Games 2023.
Tak lama setelah viral, sosoknya kemudian dibongkar mantan Pesilat Nasional Denny Aprisani. Ia mengungkapkan bahwa Kolonel Wahyo Yuniartoto adalah seorang prajurit Kopassus yang saat ini menjadi Manajer Timnas Pencak Silat Indonesia.
Namun, siapa sangka, Kolonel Wahyu Yuniartoto ternyata juga merupakan teman sejawat dari Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto.
Hal ini bahkan telah diakuinya lewat akun Instagram pribadinya, @wahyo.yuniartoto, saat mengunggah ucapan syukur atas kemenangan para patriot olahraga cabang Pencak Silat di SEA Games 2023.
Dalam unggahannya itu, Kolonel Wahyo Yuniartoto mengaku bahwa Prabowo Subianto adalah teman sejawatnya di Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI).
Tak hanya itu, ia bahkan mengucapkan terima kasih kepada Prabowo Subianto lantaran dinilai turut andil di balik kemenangan tim pencak silat Indonesia.
“Salam hormat dan terima kasih Bapak Prabowo Subianto, teman sejawat di PB IPSI jangan pernah lelah untuk jayanya olahraga Indonesia,” kata Kolonel Wahyo Yuniartoto, sebagaimana dikutip Suara Denpasar, Senin (15/5/2023).
Seperti diketahui, Prabowo Subianto memang tidak hanya menjabat sebagai Ketua Umum Partai Gerindra maupun Menhan RI saja, tetapi ia juga telah dilantik sebagai Ketua Umum PB IPSI untuk periode 2021-2025 terhitung sejak 31 Januari 2022 lalu.
Karena itu, wajar saja jika Kolonel Wahyo Yuniartoto kini mengaku memiliki hubungan pertemanan dan turut berterima kasih kepada sosok Prabowo Subianto.
Kolonel Wahyo Yuniartoto mengungkapkan bahwa raihan Juara Umum yang dibawa tim pencak silat Indonesia tidak terlepas dari komitmen seluruh stakeholder yang terlibat di dalamnya, terutama upaya diplomasi yang dilakukan oleh Prabowo Subianto.
Tanpa bantuan dari Prabowo Subianto, Kolonel Wahyu Yuniarto meyakini bahwa pencak silat tidak akan dipertandingkan di Kamboja.
“Namun dengan beberapa point komunikasi antar PERSILAT, National Olympic Committee (NOC Indonesia) dan Cambodia SEA Games Organizing Committee (CAMSOC), maka Juli 2022 Pencak Silat resmi dipertandingkan,” tuturnya.
Ia pun menegaskan berkat komitmen insan pencak silat dan PB IPSI yang berprinsip ‘Rebut Kembali Juara Umum ke Pangkuan Ibu Pertiwi’, mendorong para patriot muda bangsa untuk saling bahu membahu hingga akhirnya mereka berhasil merebut kembali predikat Juara Umum.
Selain itu, para patriot pencak silat Indonesia juga berhasil meraih prestasi 961, yang artinya meraih 9 emas, 6 perak, dan 1 perunggu dari 17 nomor yang telah diikuti di ajang SEA Games 2023. (*)