Suara Denpasar-Dugaan peristiwa penembakan yang menimpa Habib Bahar bin Smith membuat geger publik. Kejadian itu terjadi di dekat pesantren yang di pimpinnya, Pondok Pesantren (Ponpes) Tajul Alawiyyin Pabuaran di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.
Kejadian ini terjadi pada Jumat (12/5/2023) dan baru dilaporkan pada Sabtu (13/5/2023). Kejadian itu dilaporkan ke Polsek Kemang Polres Bogor dengan laporan polisi nomor : LP/--/B/V/2023/SPKT/POLSEK KEMANG/POLRES BOGOR/POLDA JABAR.
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Ibrahim Tompo, Senin (15/5/2023) dilansir dari Moots.Suara.Com menjelaskan, sejauh ini polisi telah memeriksa sejumlah saksi termasuk Habib Bahar sendiri sebagai korban.
Dijelaskan Ibrahim bahwa dari hasil pemeriksaan awal, kejadian itu terjadi Habib Bahar mencintai mobil miliknya yang baru keluar dari bengkel. Sialnya, saat kejadian itu tak ada saksi yang melihat secara detail ciri pelaku.
Lalu selain itu, akibat penembakan itu Habib Bahar mengalami luka pada perut. Hanya saja, sejauh ini pemeriksaan atau visum terkait luka dari habib Bahar belum keluar.
"Kejadiannya masih didalami jadi belum ada kesimpulan terkait tentang kejadiannya termasuk penyebab lukanya," bebernya.