Suara Denpasar - Jusuf Hamka lakukan aksi yang menghebohkan, dirinya ngamen di Singapura, negara dengan luas wilayah yang kecil namun ekonominya dinilai hebat.
Sosok yang kerap dijuluki bos jalan tol itu bikin heboh warganet, pasalnya ia melakukan kegiatan ngamen di luar negeri menggunakan boneka-boneka.
Aksi heboh Jusuf Hamka tersebut terekam di video dan diunggah dalam akun instagram pribadinya @jusufhamka pada 21 April 2023 lalu.
Dalam video itu, nampak Jusuf Hamka menyanyikan lagu anak-anak asal Indonesia, 'Potong Bebek Angsa'. Ia pun menyanyikannya dengan riang gembira.
Berdasarkan pengakuannya, dirinya menceritakan bahwa mulanya ia melihat pengamen di sana yang sepi pengunjung, tidak banyak orang yang mau datang dan melihat pertunjukan itu.
Kemudian, Jusuf Hamka meminta izin kepada si pemilik lapak untuk mengamen di lapak miliknya, kemudian ia diberi izin.
Kegiatan itu dilakukannya sebelum lebaran kemarin, diunggah olehnya sendiri melalui akun sosial media resmi miliknya. Pada caption postingannya tertulis 'HAMKA NGAMEN DI EMPERAN SINGAPORE'.
"Hari ini saya baru tiba di Spore (Singapura), dan jalan-jalan ngabuburit di sekitar Orchard Road sambil nunggu malam takbiran. Seketika pandangan saya tertuju kepada lapak pengamen, dengan menggunakan boneka-boneka ala wayang bule, namun sangat sepi, tidak ada yang nonton sama sekali," tulisnya dilansir Suara Denpasar dari akun instagram @jusufhamka pada Senin, (22/5/2023).
"Langsung saya meminta izin dari pemilik lapak yang saat itu sudah pesimis dan sedih," tulisnya melanjutkan.
Jusuf Hamka menceritakan bahwa sebelum meminta izin, ia teringat dengan teman-temannya dulu yang juga pengamen, itulah yang membuatnya iba dan ingin membantu pengamen di Singapura itu.
Berdasarkan ceritanya, ia mengaku mendapatkan beberapa uang dari orang-orang Indonesia yang sedang ada di sana dan meminta berfoto dengannya.
Menariknya, Jusuf Hamka bercanda gurau menyebut bahwa pekerjaan itu lumayan untuk dilakukannya ketika pensiun nanti.
"Lumayan juga nih buat pekerjaanku kalau pensiun nanti, sekali foto dapet S$ 50, (Rp. 600.000,-)," tulisnya. (*/Ana AP)