Suara Denpasar – Setelah mendatangkan Ryo Matsumura, Persija Jakarta hingga saat ini belum merekrut kembali pemain asing baru untuk melengkapi regulasi yang ditetapkan PT LIB.
Belum lagi, tiga pemain asing musim lalu, Michael Krmencik, Hanno Behrens, dan Abdulla Yusuf Helal sudah dipastikan angkat kaki dari Ibukota Jakarta.
Praktis Persija Jakarta saat ini hanya memiliki dua pemain saja, yakni Ondrej Kudela dan Ryo Matsumura yang baru diperkenalkan. Sehingga, Thomas Doll saat ini masih harus mencari susunan puzzle legiun asing untuk melengkapi skemanya di liga 1 nanti.
Meski begitu, kini sudah ada 2 bek keturunan Jerman yang terendus akan bergabung dengan Persija Jakarta.
Lantas, siapakah para pemain yang santer merapat ke Persija Jakarta tersebut? Berikut ini ulasannya!
Bek kanan Timnas Filipina keturunan Jerman ini jadi salah satu pemain yang masuk ke dalam lis belanja Persija Jakarta.
Saat ini, John Patrick Strauss tercatat sebagai pemain Hansa Rostock di Liga 2 Jerman yang memiliki karier cukup mentereng sejak usia muda. Mengingat ia merupakan pemain jebolan RB Leipzig.
Kabar ketertarikan Persija Jakarta ini, dibocorkan akun media sosial @teransfers yang sering mengulas informasi teransfer pemain Liga 1.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Tempat Wisata Gratis di Bandung, Cocok untuk Liburan Keluarga
“Persija Jakarta dirumorkan mendatangkan bek kanan timnas Filipina keturunan Jerman, bernama John Patrick Strauss,” begitu tulisnya, sebagaimana dilansir Suara Denpasar, Sabtu (10/6/2023).
Menilik situs transfermarkt, bek sayap kanan berpostur 178 sentimeter itu, saat ini masih terikat kontrak di klub Hansa Rostock selama satu musim hingga 30 Juni 2024.
Apabila Thomas Doll menginginkan jasanya, tentu Persija Jakarta mau tidak mau harus membayar klausal kontrak yang tersisa dengan biaya transfer mencapai Rp6,08 miliar per November 2022.
Akan tetapi, mendatangkan John Patrick Strauss terlalu beresiko bagi Persija Jakarta. Sebab, pemain berusia 27 tahun itu belum pernah bermain di ASEAN.
Sehingga, kemungkinan dia akan sulit beradaptasi dengan cuaca dan makanan di Indonesia selayaknya Hanno Behrens yang juga kesulitan menetap di Jakarta hingga memaksanya harus akhiri karier di Liga 1 cukup singkat.
Market value-nya yang cukup tinggi mencapai miliaran rupiah ini tentu akan membuat Persija Jakarta mengalami kerugian yang cukup besar.