Suara Surabaya - PSSI bersama dengan Pemerintah Kota Surabaya telah sukses menggelar meet and greet timnas Indonesia jelang FIFA Match Day 2023. Tak hanya timnas Indonesia, skuad Palestina juga ikut hadir di acara yang digelar di Balai Kota pada Minggu (11/6/2023) tersebut.
Acara tersebut berlangsung meriah dengan Pemkot Surabaya juga membagikan 5.000 kotak nasi kepada masyarakat yang hadir. Antusiasme warga terhadap acara tersebut juga tinggi mengingat mereka juga berkesempatan melihat para jajaran pemain secara langsung.
"Antusias warga Surabaya untuk menyambut pemain Timnas meriah banget Rek! Warga yang menunggu mulai sore hari akhirnya dapat melihat langsung para pemain idolanya," tulis akun Instagram Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya.
Dalam postingan itu, akun tersebut juga mengunggah momen kemeriahan acara tersebut. Tampak Wali Kota Eri Cahyadi bersama pelatih timnas Indonesia Shin Tae Yong berfoto di antara skuad Garuda.
Namun, meski acara ini berlangsung meriah, warganet justru ramai melayangkan kritik kepada Eri Cahyadi. Tak sedikit dari mereka yang menilai jika acara tersebut hanya pemborosan.
"Buang buang anggaran. Iku dalan akeh sing gelombang dan podo tembelan mosok gk keroso (Itu jalan banyak yang bergelombang dan bertambal masa tidak terasa)," sindir akun @firman_h18.
"Walikota hobby ceremonial. Acara2 seperti ini berpotensi hambur2kan uang rakyat pak..." kata akun @muntholibdj.
"Ngapain sih pak?" ujar @hsainnn02.
Meski begitu, ada warganet yang berkomentar positif dengan menilai apabila acara jamuan semacam itu adalah hal yang wajar. Hal tersebut mengingat Surabaya menjadi tuan rumah FIFA Match Day 2023.
Baca Juga: Inilah Iris De Rouw, Kiper Wanita Liga Belanda Berdarah Jawa, Ingin Gabung Timnas Putri Indonesia?
"Dulu jaman u19 juga sama, dan sekarang juga sama lagi. Jadi ya wajarlah, namanya tuan rumah yang menjamu tamu," kata @afrizqy.25.
"Makasih makan gratisnya pak," sahut @yunnisantos.
(*)