- Pedal kopling yang terasa lebih tinggi saat diinjak indikator utama keausan.
- Bau hangus menyengat muncul akibat gesekan berlebih pada kampas yang menipis.
- Putaran mesin tinggi namun laju mobil lambat tanda akselerasi mulai selip.
Suara.com - Bagi pengguna mobil transmisi manual, kopling adalah "nyawa" saat menghadapi kemacetan atau medan menanjak. Namun, seringkali kita abai terhadap kondisi komponen yang satu ini. Tahu-tahu, mobil mogok di tengah jalan atau tidak kuat menanjak saat liburan.
Kampas kopling (clutch disc) adalah komponen fast moving yang pasti akan habis seiring pemakaian.
Masalahnya, banyak pengemudi yang tidak peka terhadap perubahan rasa berkendara. Padahal, mobil memberikan "kode" jelas jika kampas kopling mulai menyerah.
Mengutip dari laman Auto2000, jangan tunggu sampai mobil benar-benar tidak bisa bergerak.
Berikut adalah 5 ciri kampas kopling mobil kamu sudah di ambang batas pemakaian:
1. Pedal Kopling Terasa "Tinggi"
Coba perhatikan injakan kaki kirimu. Jika kamu harus mengangkat kaki lebih tinggi dari biasanya agar mobil mulai bergerak (titik gigit kopling naik), ini adalah indikator paling awal.
Pada kondisi normal, mobil akan bergerak meski pedal baru diangkat sedikit. Jika pedal kopling harus diangkat hampir mentok baru mobil berjalan, artinya kampas sudah sangat tipis.
2. Mesin Meraung tapi Lari "Siput" (Selip Kopling)
Baca Juga: China Larang Penggunaan Handle Pintu Elektronik Mulai 2027, Dampak Faktor Keselamatan
Pernahkah kamu menginjak gas dalam-dalam, jarum RPM (putaran mesin) melonjak tinggi dan suara mesin meraung kencang, tapi kecepatan mobil tidak bertambah signifikan?
Kondisi ini disebut clutch slippage. Tenaga dari mesin tidak tersalurkan sempurna ke roda karena kampas yang sudah licin dan aus.
Ini bukan hanya bikin boros bensin, tapi juga berbahaya saat kamu butuh tenaga instan untuk menyalip.

3. Muncul Bau Hangus di Kabin
Jika tercium bau seperti karet atau logam terbakar saat kamu berkendara—terutama saat macet di tanjakan atau jalanan padat—waspadalah.
Bau gosong ini muncul akibat gesekan panas yang berlebihan antara flywheel dan plat kopling yang sudah aus. Jika bau ini muncul, artinya kondisi kopling sudah dalam tahap kritis.