5 Tanda Kampas Kopling Mobil Habis, Jangan Paksa Jalan Tanjakan

Rabu, 04 Februari 2026 | 18:30 WIB
5 Tanda Kampas Kopling Mobil Habis, Jangan Paksa Jalan Tanjakan
5 Tanda Kampas Kopling Mobil Habis, Jangan Paksa Jalan Tanjakan (Gemini AI)
Baca 10 detik
  • Pedal kopling yang terasa lebih tinggi saat diinjak indikator utama keausan.
  • Bau hangus menyengat muncul akibat gesekan berlebih pada kampas yang menipis.
  • Putaran mesin tinggi namun laju mobil lambat tanda akselerasi mulai selip.

Suara.com - Bagi pengguna mobil transmisi manual, kopling adalah "nyawa" saat menghadapi kemacetan atau medan menanjak. Namun, seringkali kita abai terhadap kondisi komponen yang satu ini. Tahu-tahu, mobil mogok di tengah jalan atau tidak kuat menanjak saat liburan.

Kampas kopling (clutch disc) adalah komponen fast moving yang pasti akan habis seiring pemakaian.

Masalahnya, banyak pengemudi yang tidak peka terhadap perubahan rasa berkendara. Padahal, mobil memberikan "kode" jelas jika kampas kopling mulai menyerah.

Mengutip dari laman Auto2000, jangan tunggu sampai mobil benar-benar tidak bisa bergerak.

Berikut adalah 5 ciri kampas kopling mobil kamu sudah di ambang batas pemakaian:

1. Pedal Kopling Terasa "Tinggi"

Coba perhatikan injakan kaki kirimu. Jika kamu harus mengangkat kaki lebih tinggi dari biasanya agar mobil mulai bergerak (titik gigit kopling naik), ini adalah indikator paling awal.

Pada kondisi normal, mobil akan bergerak meski pedal baru diangkat sedikit. Jika pedal kopling harus diangkat hampir mentok baru mobil berjalan, artinya kampas sudah sangat tipis.

2. Mesin Meraung tapi Lari "Siput" (Selip Kopling)

Baca Juga: China Larang Penggunaan Handle Pintu Elektronik Mulai 2027, Dampak Faktor Keselamatan

Pernahkah kamu menginjak gas dalam-dalam, jarum RPM (putaran mesin) melonjak tinggi dan suara mesin meraung kencang, tapi kecepatan mobil tidak bertambah signifikan?

Kondisi ini disebut clutch slippage. Tenaga dari mesin tidak tersalurkan sempurna ke roda karena kampas yang sudah licin dan aus.

Ini bukan hanya bikin boros bensin, tapi juga berbahaya saat kamu butuh tenaga instan untuk menyalip.

Ilustrasi MPV Kijang Innova 2004 melibas jalan tanjakan. (Google AI)
Ilustrasi MPV Kijang Innova 2004 melibas jalan tanjakan. (Google AI)

3. Muncul Bau Hangus di Kabin

Jika tercium bau seperti karet atau logam terbakar saat kamu berkendara—terutama saat macet di tanjakan atau jalanan padat—waspadalah.

Bau gosong ini muncul akibat gesekan panas yang berlebihan antara flywheel dan plat kopling yang sudah aus. Jika bau ini muncul, artinya kondisi kopling sudah dalam tahap kritis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI