Suara Denpasar - Manajemen Persik Kediri resmi melepas striker asing mereka, Pedro Paulo, menjelang dimulainya kompetisi Liga 1 Indonesia 2023/2024 pada awal Juli 2023.
Dilansir dari AntaraNews, keputusan ini diumumkan oleh Direktur Persik Kediri, Arief Syaifuddin, setelah melalui evaluasi manajemen tim.
Arief Syaifuddin menjelaskan bahwa Pedro Paulo dilepas karena tidak sesuai dengan skema tim yang telah dipersiapkan oleh pelatih.
Hal ini menunjukkan adanya perbedaan visi dan penyesuaian yang tidak tercapai antara striker asal Brasil tersebut dengan tim Persik Kediri.
Selain mengeluarkan Pedro Paulo, manajemen Persik Kediri juga telah mengambil keputusan untuk meminjamkan sejumlah pemain muda ke klub Liga 2.
Sebanyak enam pemain muda Persik akan dipinjamkan ke Nusantara United di Jawa Tengah. Langkah ini diambil untuk memberikan kesempatan bermain kepada pemain muda dan meningkatkan pengalaman mereka di level kompetisi yang lebih rendah.
Sebelumnya, manajemen Persik Kediri juga telah meminjamkan Sutan Zico dan Roger Bichario ke Persipa Pati di Jawa Tengah. Hal ini menunjukkan bahwa klub ini sedang melakukan restrukturisasi dan penyesuaian dalam komposisi skuad mereka.
Pelatih Kepala Persik Kediri, Marcelo Rospide, menyatakan bahwa meskipun para pemain saat ini menunjukkan peningkatan performa baik dari segi fisik maupun pemahaman taktik dan strategi dalam pertandingan, masih terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki.
Marcelo Rospide dan manajemen tim terus melakukan evaluasi dan penyesuaian agar tim dapat tampil lebih baik dalam pertandingan mendatang.
Baca Juga: Marco Materazzi-nya Indonesia Resmi Bergabung dengan Persik Kediri, Siapa Dia?
Sejak memulai latihan perdana pada 22 Mei 2023, Persik Kediri telah melakukan persiapan intensif dengan tes fisik dan kesehatan, pemusatan latihan di Jakarta, serta tiga kali uji coba pertandingan melawan klub Liga 1 Indonesia lainnya.
Persik Kediri akan memulai kompetisi Liga 1 Indonesia 2023/24 dengan pertandingan pembuka melawan Borneo FC pada hari Senin, 3 Juli mendatang di Stadion Brawijaya, Kediri.
Keputusan melepas Pedro Paulo menjadi sorotan seiring dengan harapan tim dan suporter untuk melihat performa tim yang solid dalam kompetisi yang akan datang.(*/Ana AP)