Suara Denpasar - Ketua RT di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, yang sebelumnya menolak sapi kurban yang akan disumbangkan oleh Dewi Perssik akhirnya memberikan klarifikasi terkait insiden tersebut.
Pak Malkan, Ketua RT, mengungkapkan bahwa penolakan tersebut berawal dari kebingungannya terkait penyaluran hewan kurban yang dilaporkan oleh orang-orang masjid di lingkungan tersebut.
Menurut Pak Malkan, ada informasi yang mencuat bahwa Dewi Perssik akan menyalurkan hewan kurban di tempat mereka.
Dia awalnya senang dengan rencana tersebut dan bersedia menerima satu ekor sapi dan satu ekor kambing untuk dipotong sebagai kurban.
Sebenarnya pada saat itu Pak RT belum menerima hewan kurban, lantaran pemotongan kurban masih jauh dari hari kurban sehingga membutuhkan biaya perawatan dan penjagaan yang cukup besar.
Setelah itu, Pak RT mendapat kabar bahwa sapi tersebut akan diambil kembali
“Tiba-tiba saya dapat informasi bahwa sapi itu mau diambil kembali. JIka mau diambil kembali ya silahkan saya bilang begitu… (kata asisten Dewi Perssik) nggak tau ibu mau potong dimana, tapi yang jelas nanti dagingnya mau kita serahin kesini juga,” jelas Malkan dikutip dari akun TikTok @keluargakecildijerman.
Namun, penolakan ini membuat Pak RT merasa tersinggung dan merasa bahwa dirinya tidak dipercaya. Pak RT juga mengungkapkan bahwa Dewi Perssik meminta bantuan untuk mengangkat sapi yang memiliki berat lebih dari 1 ton, namun ia menolak membantu karena merasa tersinggung.
Pak RT menyebut bahwa sapi tersebut diletakkan di tempatnya oleh pihak lain, bukan oleh dirinya. Pak Malkan menjelaskan bahwa kebingungannya terkait penyaluran hewan kurban ini menyebabkan ketidaknyamanan dan perasaan tersinggung bagi dirinya.(Rizal/*)
Baca Juga: Jalan Terjal Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2026, Salah Satunya Faktor Shin Tae yong