Suara Denpasar - Belum lama ini Dewi Perssik menjadi sorotan usai ia membahas soal sapi kurbannya yang ditolak oleh Pak RT. Namun Ketua RT di tempat tinggalnya pun telah memberikan klarifikasi hingga kemudian netizen menduga bahwa masalah ini muncul karena adanya miskomunikasi.
Kendati demikian, banyak dari netizen kemudian memberikan dukungan untuk Pak RT dan menyarankan Dewi Perssik untuk meminta maaf.
"Minta maaf aja mbak," demikian komentar netizen seperti dikutip dari unggahan Instagram Dewi Perssik, Sabtu (1/7/2023).
Namun pedangdut yang akrab disapa Depe ini mengaku enggan untuk meminta maaf. Pasalnya ia menilai bahwa Pak RT terlalu arogan.
"Masalah minta maaf itu gampang, cuma sikap Pak RT ini menurut saya arogan. Kenapa? Karena sapi itu kan keperluan berkorban untuk masyarakat, bukan buat pribadi. Kecuali barang pribadi saya titipin di masyarakat, itu baru tidak boleh," ungkap Depe.
Selain itu, Depe juga mengkritik sikap Pak RT yang bukannya menjadi penengah namun justru malah memprovokasi warga.
"Ditambah Pak RT responsnya malah memprovokasi warganya, diduga seperti itu. Menurut saya itu tidak patut dilakukan oleh seorang RT. Sangat disayangkan sekali. Harusnya RT tuh sebagai penengah, ini malah sebaliknya. Malah RT-nya enggak terima dan merasa terhina cuma karena dititipkan sapi untuk kemaslahatan masyarakat," pungkas Depe.