Suara Denpasar – Secara resmi PSSI telah menetapkan Bima Sakti sebagai pelatih bagi timnas Indonesia U-17, menyusul ditunjuknya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 yang akan digelar di awal November sampai dengan awal Desember 2023 mendatang.
Hal itu disampaikan oleh PSSI melalui akun media sosial resminya pada Minggu (25/6/2023) yang lalu.
“Bima Sakti ditunjuk menjadi pelatih tim U-17 Indonesia yang dipersiapkan untuk mengikuti Piala Dunia U-17 di Indonesia,” tulis akun @pssi dikutip Suara Denpasar, Minggu (2/7/2023).
“Semangat berjuang, Coach Bima!” tambahnya.
Atas penunjukkan PSSI terhadap Eks Timnas Indonesia tahun 1995 itu, menarik reaksi warganet yang kurang sepakat dan melontarkan komentar negatifnya kepada Bima Sakti di kolom komentar akun @pssi.
“Gagal lolos Piala Asia di promosikan ke Piala Dunia, yang berhasil lolos Piala Asia terancam dipecat,” komen @arfiifff.
“Ga lolos piala Asia malah di pake buat pildun, giliran STY nasibnya ditentukan di fase grup piala Asia makin lucu,” tambah @mpik_rafli.
“Kalau aku jadi bima mending sadar diri sihh,” kata @jackyzaq.
Meski banyak penolakan dan kritikan dari warganet kepada Bima Sakti, berbeda dengan salah satu penyerang dari skuad timnas Indonesia Saddil Ramdani yang membalas dengan komentar negatif juga. Seperti ini.
“Ngomongin di timnas, woi kalian yang sebenarnya menghancurkan mental-mental. Para pemain seharusnya kalian support dan dukung kebanggaan kita semua. Yang kalian dukung hanya pendatang dan dielu-elukan, t***l pikir dong,” kata Saddil Ramdani yang menanggapi komentar dari warganet dikutip bolatimes, (28/6/2023).
Bima Sakti justru memberikan pandangan yang berbeda atas komentar dan penolakan dari warganet atas terpilihnya dirinya sebagai pelatih timnas Indonesia U-17. Berikut kutipannya.
“Selama ini saya tidak pernah baper, tahu sendiri kan dari zaman dahulu bagaimana? Tapi saya tidak baper dan menilai positif saja,” ujar Bima Sakti dilansir dari akun media sosial @suara.garuda.
“Saya menilai penolakan itu wajar karena mereka mau timnas ini bagus kan. Itulah pelampiasan mereka sampaikan kritik,” imbuhnya. (Rizal/*)