Suara Denpasar – Nama Saddil Ramdani kembali menjadi sorotan pecinta sepakbola Indonesia. Hal ini dikarenakan, punggawa Timnas Indonesia tersebut dikabarkan sedang dalam proses naturalisasi untuk pindah kewarganegaraan Malaysia.
Track record Saddil Ramdani yang telah lama tinggal di Malaysia membuat federasi sepakbola setempat dengan mudah untuk melakukan proses naturalisasi pada pemain yang berposisi winger tersebut.
Kabar Saddil Ramdani pindah kewarganegaraan Malaysia diunggah oleh akun Youtube Bola Gila pada Sabtu (1/7/2023).
“BADJINGAN PENGHIANAT BANGSA! SADDIL RAMDANI PINDAH KEWARGANEGARAAN MALAYSIA & BELA TIMNAS MALAYSIA,” begitu judul yang tertera pada video.
Sementara pada thumnail video tersebut menampilkan foto Saddil Ramdani dengan diberi keterangan “Diluar dugaan, Saddil Ramdani Dinaturalisasi Malaysia, Saddil Ramdani Pindah Kewarganegaraan,”.
Meski baru diunggah selama 2 hari, namun video berdurasi 4 menit 33 detik tersebut telah disaksikan sebanyak 98 ribu kali oleh pengguna YouTube.
Lantas benarkah klaim dalam informasi tersebut?
CEK FAKTA
Setelah dilakukan penelusuran, video tersebut hanya menampilkan terkait rumor kepindahan warga negara Saddil Ramdani dari Indonesia ke Malaysia. Hal ini muncul setelah Saddil Ramdani dirujak habis oleh netizen lantaran postingannya di Instagram yang menyinggung pemain-pemain naturalisasi.
Seperti dilansir dari unggahan Instagramnya, Saddil Ramdani sempat terpancing emosi hingga membuatnya meminta maaf kepada netizen Indonesia.
Selain itu, video tersebut juga menampilkan kemungkinan Saddil Ramdani di blacklist oleh pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong karena tindakan indisipliner yang dilakukan mantan punggawa Bhayangkara FC tersebut.
Sementara melansir dari laman transfermarkt, sampai saat ini Saddil Ramdani yang aktif membela klub Sabah FC masih berstatus warga negara Indonesia.
Sehingga dapat disimpulkan, klaim informasi pada video tersebut adalah salah dan dapat dikategorikan sebagai False connection alias konten yang salah. Hal ini lantaran judul berbeda dengan isi berita yang disampaikan. (*/Ana AP)