Suara Denpasar – Pernyataan viral Saddil Ramdani di media sosial tidak hanya menyita perhatian publik, tetapi dikabarkan juga turut disoroti Ketua Umum PSSI, yaitu Erick Thohir.
Saddil Ramdani kabarnya tak akan main lagi di Timnas Indonesia lantaran Erick Thohir sudah membuangnya secara percuma. Bahkan Ketum PSSI itu disebut telah menegaskan mencari pemain lain yang bisa menjaga nama baik negara.
Kabar ini tercuat melalui sebuah video yang dibagikan kanal YouTube Datuk Sports 1’16 jt pada 30 Juni 2023 dengan judul ‘Dibuang Percuma! Ini Peringatan Keras Ketua Umum PSSI Erick Thohir untuk Saddil Ramdani’.
Pada bagian sampul video, terpampang wajah sang pemain beserta Erick Thohir yang kemudian ditambahkan keterangan ‘Tidak Lagi di Timnas, Ketua Umum PSSI Cari Pemain yang Bisa Menjaga Nama Baik Indonesia’.
Video berdurasi 2 menit 33 detik itu pun viral di media sosial dan telah diputar lebih dari 65 ribu kali serta dipenuhi 301 komentar yang kebanyakan menyudutkan Saddil Ramdani bahkan mendukung PSSI membuang pemain tersebut dari daftar skuad Garuda.
Namun, benarkah kabar tersebut?
CEK FAKTA:
Setelah disaksikan, video tersebut berisikan penjelasan mengenai kasus Saddil Ramdhani yang sedang hangat diperbincangan.
Dalam video tersebut, dijelaskan seputar Saddil Ramdani yang menanggapi komentar julid suporter Timnas Indonesia dengan menyinggung soal adanya porsi berbeda antara pemain lokal dengan pemain naturalisasi.
Bahkan, dinarasikan pula bahwa eks Persela Lamongan itu sampai sesumbar mengatakan masih bisa berkarier di tempat lain.
“Kalau di Timnas Indonesia, kita jarang mendapat menit bermain. Hanya pemain naturalisasi saja yang didahulukan. Kalian dukung saja pemain naturalisasi itu, saya masih bisa berkarier di tempat lain, bukan hanya di Indonesia,” kata Saddil yang dinarasikan dalam video tersebut.
Baca Juga: Saddil Ramdani Disambut Hangat Usai Isu Pindah Kewarganegaraan, Netizen: Lebih Dihargai di Malaysia
Pernyataan Saddil yang sarat akan kesombongan itulah yang disinyalir membuat Erick Thohir ikut geram hingga menyinggung soal attitude pemain Timnas Indonesia.
“Kami akan mencari pemain yang berkualitas. Bukan cuman kualitas bermainnya di lapangan, tetapi juga yang bisa untuk diatur,” kata Erick Thohir.
“Kalau pemain susah diatur untuk apa, itu bisa menjadi kekacauan nantinya. Jadi kami akan memanggil pemain-pemain yang bagus attitudenya agar mudah diajak kerja sama,” katanya menambahkan.
Walau begitu, pernyataan dari Erick Thohir itu tidak menyinggung soal Saddil dan hanya dinarasikan narator tanpa menyertakan sumber yang valid.
Dilansir dari akun Twitter @idextratime, Saddil Ramdani faktanya tidak pernah mengatakan soal perbedaan porsi bermain dengan para pemain naturalisasi ataupun sesumbar bisa berkarier di luar Timnas Indonesia.
Saddil hanya mengatakan bahwa performa di Timnas dengan di klub beda karena memang adanya perbedaan jam terbang dan kesempatan bermain.
“Jadi gini kenapa sih kalian bandingin gw di timnas sama di club beda? Ya bedalah, emang gue sebagai pemain butuh yang namanya jam terbang dan kebebasan untuk bermain, apakah di Timnas kami diberikan itu? Tidak sama sekali,” itulah yang sebetulnya dikatakan Saddil.