Suara Denpasar – Beredar kabar adanya isu kecurangan dalam dunia perwasitan sepak bola Indonesia. Hal ini diungkap oleh Forum Wasit Indonesia belum lama ini.
Lewat akun Threads, Forum Wasit Indonesia mengabarkan adanya desas-desus terkait pungli fitness test Liga 1 dan Liga 2. Bahkan, mereka mengatakan kabar ini benar adanya dan terbukti fakta.
Menurut mereka, indikasinya terlihat karena ada beberapa wasit ‘dipilih’ di luar Fitness Test untuk tugas liga musim 2023-2024 yang saat ini sudah bergulir.
“Ketum harus tahu ini, ternyata masih berani oknum bermain-main dengan komitmen yang sudah dibuat. Mari kita bongkar satu satu!” tulis Forum Wasit Indonesia, dikutip dari akun Instagram @hantamfootball, Sabtu (8/7/2023).
Tak hanya mereka, seorang anggota Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) bernama Akmal Marhali juga ikut membongkar adanya isu kecurangan tersebut.
Lewat sebuah akun Threads- nya @akmalmarhali20, ia pun turut mengirimkan sebuah foto hasil seleksi asisten wasit liga 1 tahun 2023-2024 yang diduga juga terindikasi ada ‘jual beli’ kunci jawaban di Tes LOTG.
“Hasil tes wasit dan asisten wasit Liga 1. Ada kebocoran soal dan jawaban di tes LOTG untuk menutup kelemahan di Tes Fisik dan Video. Istilahnya jual beli kunci jawaban,” tulisnya.
Beredarnya isu itu, tak pelak membuat fanbase sepak bola Indonesia mulai mengaitkan jika kecurangan ini ada hubungannya dengan Erick Thohir yang belum lama ini juga tiba-tiba mau jadi Komite Wasit.
“Wajar pak Ketum (Erick Thohir) mau turun langsung jadi komite wasit," tulis akun @hantamfootball.
Seperti diketahui, Erick memang sudah mengatakan akan mengemban tugas sebagai Ketua Komite Wasit yang bakal turun langsung memimpin divisi perwasitan kompetisi sepak bola Indonesia.
“Komite Wasit itu dipimpin saya sendiri, supaya tidak ada intervensi. Nanti komite-komite lain pun akan diumumkan, kita lagi bicara satu sama lain,” kata Erick Thohir saat ditemui di Jakarta baru-baru ini.
Selain itu,ia juga menyebut turun tangannya ketua PSSI di Komite Wasit ini mengacu pada upaya untuk transparansi dan pelanggaran.
Pria yang menjabat sebagai Menteri BUMN itu bahkan tak segan mengatakan akan menghukum siapa pun para oknum nakal dalam dunia perwasitan.
“Jadi, komite wasit saya pimpin sendiri. Kalau ada yang aneh-aneh, kan, bisa dihukum seumur hidup langsung. Karena memang komitmennya seperti itu,” katanya. (*)