Suara Denpasar – Pemain bertahan Bali United, Kadek Arel Priyatna mengungkapkan perasaannya terkait hasil minor yang dialami timnya di dua laga awal Liga 1 2023/2024.
Kadek Arel merasakan kekecewaan yang mendalam soal dua kekalahan beruntun yang dialami Bali United.
Di laga perdana, Bali United harus mengakui keunggulan PSS Sleman. Lalu di laga kedua, Serdadu Tridatu kembali menelan kekalahan dari Borneo FC akhir pekan lalu.
Kadek Arel menilai dua kekalahan beruntun Bali United tersebut terjadi karena ada beberapa faktor yang menjadi penyebabnya.
Salah satu faktor yang menurutnya cukup merugikan timnya adalah faktor keputusan wasit ketika berada di lapangan.
“Ini bukan hasil yang kami inginkan karena mengalami dua kekalahan beruntun. Memang ada keputusan wasit yang merugikan kami,” ujarnya dikutip Suara Denpasar dari laman resmi klub, Senin (10/7/2023).
Namun pemain muda ini tak ingin berlarut dalam kekecewaan dan ingin bangkit bersama rekan-rekan lain di laga selanjutnya.
“Tapi kami harus bisa segera berbenah lagi untuk bisa meraih hasil positif di laga berikutnya,” ucap pemain asal Buleleng ini.
Pada laga pekan lalu menghadapi Borneo FC, Kadek Arel tak bermain seperti pada laga perdana menghadapi PSS Sleman.
Baca Juga: Jurnalisme Lingkungan di Tengah Pemanasan Global, 20 Wartawan Bali Diberi Pelatihan
Kali ini Kadek bermain agak ke depan yaitu sebagai gelandang bertahan pada laga yang berkesudahan 3-1 untuk tuan rumah Borneo FC.
Meskipun sempat unggul lebih dulu lewat gol yang dicetak Privat Mbarga, gawang Serdadu Tridatu harus rela dibobol tiga kali lewat dua gol Matheus Pato dan satu gol Terens Puhiri.
Tim yang dilatih Stefano Cugurra ini langsung berbenah untuk mendapatkan poin penuh perdana mereka di laga selanjutnya.
Kadek Arel dan kawan-kawan kembali menjalani sesi latihan Senin (10/7/2023) yang digelar di Training Center Bali United, Pantai Purnama, Gianyar.
Di laga berikutnya, Bali United akan menghadapi Madura United yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (15/7/2023).