Suara Denpasar – Kericuhan suporter kedua klub yakni Persik Kediri dan Arema FC kembali membawa dampak buruk bagi persepak bolaan Indonesia yang bisa saja akan dibanned oleh federasi sepak bola dunia, FIFA.
Melansir dari Instagram @timnasbolaindonesia, selain masih dalam pengawasan FIFA, sebelumnya juga sudah dibuat kesepakan antara unsur terkait yang ada terutama perjanjian dengan FIFA.
“Kami sudah bikin kesepakatan sesuai dengan perjanjian bersama FIFA, pemerintah, PT LIB, dan kepolisian,” kata Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Bahkan Erick Thohir pun telah menegaskan adanya penyetopan kompetisi, bila mana masih ditemukan adanya kerusuhan, sehingga telah ada kesepakatan untuk suporter tim tamu tidak boleh memasuki area stadion, apalagi menyaksikan secara langsung laga laga yang sedang berjalan.
“Kalau ada kerusuhan lagi, nanti kompetisi pasti disetop, dan Indonesia dihukum. Oleh karena itu, kesepakatannya suporter tim tamu tidak boleh datang,” tambah Erick Thohir dilansir Suara Denpasar, Kamis (20/7/2023).
Maka, Erick Thohir pun sudah menyatakan bahwa kesepakan bersama FIFA tersebut akan berjalan selama dua tahun ke depan.
“Itu kesepakatannya selama dua tahun ke depan. Kesepakatan Indonesia dengan FIFA pun sama. Itu tertulis dalam surat dari Infantino,” tegas Erick Thohir, dikutip dari Instagram sobatkabargaruda45. (*/Dinda)