Suara Denpasar – Beberapa waktu yang lalu, Alshad Ahmad memang telah mengumumkan berita duka, terkait kematian salah satu anak harimaunya, yang dipanggil dengan sebutan Cenora.
Kematian anak harimau Alshad Ahmad ini tentunya menimbulkan beragam komentar dari warganet, terkait keputusan dirinya yang merawat hewan-hewan tersebut.
Hingga akhirnya, pada Jumat 28 Juli 2023 lalu Alshad Ahmad mengungkapkan bahwa dirinya tidak bisa menerima terkait pernyataan dari beberapa warganet, yang menyimpulkan bahwa dirinya adalah pembunuh Cenora.
Bahkan dalam hal ini, Alshad Ahmad menegaskan bahwa dirinya akan menempuh jalur hukum, atas pernyataan yang kurang menyenangkan untuk dirinya tersebut jika hal ini masih berlanjut.
Hal ini juga terlihat dalam unggah di Instastory akun Instagram pribadinya, terkait perasaan tidak diterimanya atas tuduhan tersebut.
“Adanya sejumlah pernyataan atau komentar yang secara terang-terangan telah menuduh atau memfitnah saya sebagai ‘Pembunuh’ Cenora,” ungkap Alshad Ahmad dalam surat terbuka yang ia unggah tersebut.
Dalam hal ini, ia juga menerangkan bahwa tuduhan tersebut menurutnya telah menimbulkan rasa sakit yang sangat dalam, karena dirinya merasa sangat terpukul atas kepergian Cenora tersebut.
“Merupakan hal yang menyakitkan bagi saya apabila dituduh dan difitnah sebagai pembunuh Cenora,” lanjut Alshad Ahmad.
Terkait hal ini juga, ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini kepergian Cenora memang bukan terjadi karena virus seperti dugaan yang saat ini ramai diperbincangkan
Baca Juga: Ramai Syahnaz Sadiqah Selingkuh, Netizen Langsung Ingatkan Kasus Raffi Ahmad hingga Alshad Ahmad
Namun dalam hal ini, pria kelahiran 1991 ini juga menerangkan bahwa saat ini dirinya tengah menunggu hasil uji laboratorium dan juga analisis dokter.
Sehingga dengan keluarnya hasil tersebut, tentunya akan didapatkan penyebab secara pasti dari kematian Cenora tersebut. (*/Dinda)