Suara Denpasar - Belum selesai polemik rumput di Jakarta International Stadium (JIS), kini masalah baru hadir di Stadion Jatidiri, Semarang. Stadion homebase klub Liga 1 PSIS Semarang itu tampaknya akan dipakai untuk event apel siaga pemenangan Pilpres 2024 Ganjar Pranowo.
Kabar tersebut diunggah oleh akun fanbase Instagram @forzapsis1932 dan disebutkan bahwa rencananya akan ada 33.000 orang yang akan hadar di acara tersebut, mengisi Stadion Jatidiri.
Tak hanya itu, dalam acara Ganjar Pranowo tersebut juga akan diisi konser dengan bintang tamu Wika Salim, Once, dan NDX Aka.
Mengetahui kabar acara Ganjar Pranowo di Stadion Jatidiri tersebut, suporter PSIS Semarang, Panser Biru pun langsung mengkritik event tersebut dan mempermasalahkan soal rumput yang kemungkinan dapat rusak pasca-acara.
"Positif thinking ngko rusak malah dibangun luwih apik oleh boleh pak PUPR (Positif thinking nanti rusak malah dibangun lebih bagus sama pak PUPR)," tulis akun @psiscorner.
"Duh rusak rak ki suket e , pie neh Stadion Jatidiri yo ora nggone PSIS (Duh rusak apa nggak ini rumputnya, tapi gimana lagi Stadion Jatidiri juga bukan punya PSIS)," tulis akun @rajief_jr.
"Stadionne beralih fungsi terus suket.e wes ra estetik koyok musim wingi (Stadionnya berlaih fungsi, lalu rumputnya tidak estetik seperti musim lalu)," tulis akun @tatalestari19.
Tak hanya itu, beberapa dari mereka bahkan menyebut tidak akan memilih partai banteng atau PDI Perjuangan, selaku partai pengusung dari calon presiden 2024 tersebut.
"Wes pokok wong Jateng khususe PSIS, Panser Biru, dan warga Semarang ojo sampek pilih banteng dan kader-kadere. Wes ngunu ae," tulis akun @pokoke__manuk.
Baca Juga: Bacaan Doa Tahiyat Akhir Lengkap Dengan Terjemahannya Sampai Salam
"Anti banteng," tulis akun @ahmadds_17.
Meski demikian, penggunaan Stadion Jatidiri selain untuk PSIS Semarang bukan menjadi masalah. mengingat stadion tersebut merupakan milik Pemprov Jawa Tengah. PSIS Semarang hanya selaku klub Liga 1 yang menyewa.
Hanya saja, perawatan kembali rumput dan fasilitas lain setelah acara memang perlu diperhatikan agar tidak mengganggu event Liga 1 2023/2024 yang sedang berlangsung. (*/Dinda)