Suara Denpasar – Nama gelandang Persija Jakarta, Hanif Sjahbandi selalu menjadi momok bagi Arema FC yang notabene adalah mantan timnya saat kedua tim bertemu.
Pada laga pekan ke-9 BRI Liga 1 2023-2024 lalu. Hanif sukses menjebol gawang Arema FC meski di akhir pertandingan ia gagal membawa Persija meraih kemenangan.
Gol tersebut rupanya bukan gol pertama Hanif ke gawang mantan timnya itu. Tercatat ia juga pernah membobol gawang Arema FC pada kompetisi BRI Liga 1 musim 2022 -2023 tepatnya pada 12 Februari 2023 lalu.
Saat itu pemain berusia 26 tahun itu berhasil menjebol gawang Arema FC melalui eksekusi penalti.
Hanif mengakui ketika melawan Arema FC pada perasaan emosional yang dirasakan dan itu menjadi motivasi lebih baginya untuk tampil apik di atas lapangan.
Ia memang cukup lama membela Arema FC sejak Liga 1 musim 2017 hingga musim 2021-2022 lalu.
“Melawan Arema selalu memberikan saya semangat baru. Hal itu menciptakan perasaan yang sangat berbeda ketika saya bermain melawan mantan tim saya,” ungkap Hanif dilansir Suara Denpasar dari laman resmi klub, Kamis (24/8/2023).
Walau berhasil mencetak gol ke gawang mantan timnya. Hanif merasa kecewa dengan kegagalan Persija mengamankan poin penuh.
Hasil seri 2-2 melawan Arema FC pekan lalu, menurut pemain kelahiran Bandung, Jawa Barat itu menunjukkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh tim berjuluk Macan Kemayoran.
Baca Juga: Kiper KMSK Deinze Yakin Marselino Ferdinan Mampu Bawa Tim ke Liga 1 Belgia karena Hal Ini
“Terlepas dari saya berhasil mencetak gol ke gawang Arema dalam dua musim. Hasil laga terakhir tidak membuat kami semua puas,” tuturnya.
“Kami masih mempunyai pekerjaan rumah yang harus kami benahi,” tandas Hanif. (*/Rizal)