Suara Denpasar - Setelah melepas pelatih Aji Santoso pada Agustus 2023 lalu, Persebaya Surabaya masih belum mengumumkan pelatih baru. Untuk mengisi kekosongan tersebut, Uston Nawawi mendadak naik tahta dan berhasil membawa 3 kemenangan berturut-turut untuk Persebaya.
Namun hingga kini, manajer Persebaya, Yahya Alkatiri tidak kunjung mengumumkan pelatih baru. Padahal, jangka waktu kekosongan pelatih ini sudah hampir masuk hari ke-30.
Sebelumnya, beredar kabar bahwa pelatih baru akan datang pada laga Persebaya kontra Borneo FC. Namun, rencana tersebut ternyata batal.
“Rencana awal memang kami seperti itu, pelatih baru datang pekan ini. Tapi saya pastikan belum akan ada pelatih anyar saat laga kontra Borneo FC,” ujar Yahya Alkatiri seperti dikutip dari akun Instagram @persebaya.watch pada Sabtu (02/09/2023)
Merespon hal tersebut, Bonek pun meradang. Mereka ramai-ramai menyebut bahwa manajemen Persebaya ini sangat pelit. Pasalnya, manajemen disebut ingin mencari pelatih yang “murah” sehingga hingga kini belum ada pelatih baru.
“Target juara tapi medit Yahya,” cibir @nankidangtalun
Di sisi lain, hal ini ternyata disebabkan karena Bonek juga. Diketahui selama laga home, Persebaya hanya mengantongi penonton 30.933. Jumlah yang sangat jauh jika dibandingkan dengan Persija yang mampu mengumpulkan penonton sampai 139.694.
“Ekonomi sepertinya sedang tidak baik-baik saja. Buktinya gak cuman Persebaya yang laga kandangnya sepi. Klub-klub lainnya yang biasanya ditonton banyak penonton di kandang juga begitu,” tulis akun @StatsRawon di Twitter pada Jumat (01/09/2023).
Sepinya penonton di laga home Persebaya inilah yang membuat kondisi keuangan manajemen sulit. Karena itulah, manajemen Persebaya disebut tidak bisa menganggarkan banyak dana untuk pelatih/pemain baru.
Baca Juga: Batal Gabung ke Persib Bandung, Eks Wonderkid Persebaya Surabaya Ini Bakal Turun Kasta ke Liga 2?
“Lak ancen niat tuku (tiket) yo tuku. Lak (Bonek) pancen niat support (Persebaya) yo pasti tuku. Sak ulan hanya 2 laga kandang. Setidake isok ndelok meskipun hanya 1 laga. Pemasukan sitik tapi lak Persebaya rekrut pemain/pelatih semampunya engko marah-marah,” komentar akun Twitter @miripardi24
Pernyataan warganet tersebut lantas diamini oleh netizen lainnya.
“Nah ini betul. Disegala sektor, perekonomian lagi turun untuk bulan Juli-Agustus. Tim marketing Persebaya pasti punya plan juga untuk meningkatkan pemasukan klub. Disyukuri saja, tetep support dengan hal-hal positif. Tidak perlu sindir menyindir. Semoga persebaya tahun ini berprestasi,” imbuh @davidndrynt. (*/Dinda)