Suara Denpasar - Kades Hoho, begitu panggilan Hoho Alkaf mendapat kunjungan dari Dedi Mulyadi.
Mantan bupati Purwakarta dua periode tersebut terlihat mengunjungi Kepala Desa (Kades) Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara, yang dikenal nyentrik karena badannya penuh tatto tersebut.
Bukan sekadar kunjungan sebagai kawan atau sahabat. Kang Dedi juga ingin melihat kemajuan Desa Purwasaba di bawah kepemimpinan kepala desa yang badannya penuh tatto layaknya gangster Yakuza asal Jepang tersebut.
"Bukan hanya tampilannya yang nyentrik dan penuh tatto. Kepemimpinannya juga keren," kata Kang Dedi dikutip dari akun Instagramnya dikutip denpasar.suara.com, Senin 4 September 2023.
Terungkap juga dalam kunjungan tersebut, di bawah kepemimpinan Kades Hoho, Purwasaba menjelma menjadi desa yang kaya dan makmur.
Tengok saja, desa memiliki ribuan ayam petelor. Setiap harinya mereka bisa memanen 2.500 telor, setidaknya ada pemasukan Rp 800 ribu untuk pendapatan desa.
Belum lagi peternakan sapi, di mana kotoran sapinya digunakan untuk biogas yang disalurkan ke rumah warga.
Jadi, untuk kebutuhan bahan bakar keperluan dapur. Bisa dikatakan, desa ini ke depan bisa menjadi desa yang mandiri. Ada juga sawah bengkok yang juga menjadi pemasukan desa.
"Desanya punya sawah bengkok, punya sapi, punya telor," terang mantan suami Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika tersebut.
Baca Juga: Mahfud MD Menunduk, Apa Terima Titah Megawati Jadi Cawapres Ganjar?
Sebagai anggota DPR RI, pihaknya setuju saja jika dana desa dinaikan hingga Rp 5 miliar per desa.
Asalkan, pengelolaannya jelas dan transparan untuk kemajuan desa. Seperti yang dilakukan oleh Kades Hoho Tatto. "Keren," tukas duda tiga anak tersebut.
Untuk diketahui, Kades Hoho sempat menjadi viral karena tubuhnya penuh tatto. Meski dari tampilannya terbilang nyentrik, Kades Hoho ternyata dicintai oleh masyarakat di desanya.
Sebab, dia rela berkorban harta dan juga tenaga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. ***