Suara Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster mengaku defisit tidur selama 5 tahun masa kepemimpinan menjadi Gubernur Bali. Karena itu dia akan istirahat total usai lepas jabatan pada 5 November 2023, esok.
Hal tersebut dia sampaikan usai sidang istimewa yang salah satu agendanya adalah perpisahan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali (Wayan Koster - Cok Ace) bersama DPRD Provinsi Bali di Gedung DPRD Provinsi Bali, Senin (4/9/2023) siang.
"Saya nomor 1 mau istirahat total dulu, karena 5 tahun saya defisit tidur, kurang tidur saya, jadi saya mau istirahat total dulu dalam seminggu, dua minggu," keluhnya.
Namun begitu, Koster menjelaskan istirahatnya cuma sebentar. Karena meskipun purna tugas sebagai Gubernur Bali, tetapi dia masih menjadi Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali.
Karena itu harus mulai bekerja lagi untuk kepentingan pemilu 2024, terutama soal pemilihan legislatif dan pilpres. Kata dia harus tancap gas segera.
"Kan masih sebagai Ketua Partai, ngurus pemilu legislatif dan pilpres 2024 pada februari, sudah harus tancap gas lagi," ucap Koster.
Selain itu, dia berpesan kepada masyarakat Bali terutama kepada Pj Gubernur Bali yang akan memimpin Bali selama 1 tahun ke depan agar tetap menjaga alam dan budaya Bali.
"Terutama menjaga adat, budaya Bali, membangun ekosistem lingkungan yang bersih, pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana strategis, kemudian juga peningkatan penggunaan produk lokal Bali," harapnya.(Rizal/*)