Suara Denpasar - Kegagalan Persija Jakarta saat menjamu Persib pada pekan ke-11 Liga 1 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Sabtu (2/9/2023) merupakan hasil kurang baik bagi skuad Macan Kemayoran.
Meski duel el clasico itu berakhir imbang 1-1, namun kegagalan Persija pecundangi Persib di kandangnya sendiri bagaikan kekalahan bagi para penggemarnya.
Terlebih, Persija Jakarta saat ini masih harus tertahan di posisi ke-12 klasemen BRI Liga 1 dengan mengemas 14 poin.
Karena itulah, tak sedikit dari Jakmania (sebutan suporter Persija) menyalahkan Thomas Doll atas kegagalan ini.
"Ini program pelatih kumaha sih? Di latihan kaya yang iya latihan fisik. Pas maen apa? Loyo! Gampang cedera, kumaha sih ieu? rungsing pisan," kata akun @jakmaniagarut dilansir dari akun @persija.
"Teu baleg si Doll mah (Nggak bener Thomas Doll tuh)," timpal akun @bruc.e1792.
"Setuju, pelatih sombong kalahan lagi," balas akun @allgrhapics.
Seolah tak mau disalahkan Jakmania, Thomas Doll justru malah menyinggung soal kurang lengkapnya pemain seusai Hanif Sjahbandi diganjar kartu merah.
Menurut Thomas Doll, seharusnya Persija Jakarta mampu memetik hasil yang baik apabila bermain dengan skuad yang lengkap.
Sayangnya, Persija justru mengalami hal kurang menguntungkan seusai gelandang tim ibu kota, Hanif Sjahbandi mendapat kartu merah di menit ke-72.
Padahal saat itu Persija telah lebih unggul lewat gol Marko Simic yang berhasil memanfaatkan umpan pojok Maciej Gajoc.
“Jika kami bermain dengan 11 orang pasti tidak akan ada apa-apa. Saya yakin kami bisa cetak gol kedua. Tapi ketika kami bermain dengan 10 orang di sisa 25 menit terakhir, semuanya jadi sulit,” ucap Thomas.
“Seharusnya kami bisa menahan bola lebih lama. Tapi kami yang bermain dengan 10 orang sudah kelelahan. Saya rasa seharusnya kami bermain dengan skuad lengkap hingga akhir laga,” katanya melanjutkan.
Ya, setelah harus bermain dengan sepuluh orang, pertahanan Persija mulai ditekan habis-habisan oleh Persib Bandung. Alhasil, pada menit 85 mereka berhasil menyamakan kedudukan lewat gol David da Silva. Skor pun berubah imbang 1-1 hingga peluit akhir dibunyikan. (*)