Suara Denpasar - Bek Tengah Persebaya Kadek Raditya secara blak-blakan mengungkap sesuatu jelang lawan mantan timnya Madura United FC di pekan ke-12 lanjutan Liga 1 pada Minggu (17/9/2023) di Stadion Gelora Bangkalan.
Seperti diketahui Kadek Raditya pernah memperkuat Madura United FC selama lima musim sebelum akhirnya bergabung ke Persebaya.
Menurutnya, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu kekuatannya cukup konsisten dari musim ke musim.
Bahkan, dilansir dari laman resmi persebaya.id pada Minggu (10/9/2023), melalui 11 pertandingan dilakoni Madura United FC, telah meraih 7 kemenangan, 2 imbang dan hanya 2 kali kalah.
Hal ini pun menjadi bukti bahwa tim asuhan Mauricio Souza tersebut sangat solid. Akan tetapi, Kadek tak gentar. Sebab, pemain berasal dari Denpasar itu mengaku bahwa dirinya telah mengenal cara Madura United FC bermain.
"Secara personal saya sudah mengenal cara mereka bermain.. tetapi tidak untuk general dari tim pelatih yang memberikan," ungkap Kadek.
Pemain berusia 24 tahun itu menambahkan jika kehadiran pelatih baru Madura United FC semakin memperkokoh kekuatan tim.
"Apalagi mereka memiliki pelatih baru.. jadi mereka cukup kuat secara tim," tambahnya.
Meski begitu, tekad Kadek tetap tak terbendung. Ia ingin membawa Persebaya menang hingga merangsek naik ke klasemen atas.
"Saya profesional bermain dengan lambang Persebaya di dada.. kami ingin menang agar bisa merangsek naik ke klasemen atas," pungkas Kadek.
Seperti dilansir dari laman resmi ligaindonesiabaru.com, Bajol Ijo berada di peringkat ke-6 klasemen sementara Liga 1 dengan perolehan 18 poin.
Sementara Madura United FC, berada di puncak klasemen dengan berhasil mengoleksi 23 poin.(*/Rizal)