Suara Denpasar - Salah satu ikon dari kota Yogyakarta (Jogja) adalah Jalan Malioboro. Kalau ke Jogja rasanya tidak lengkap jika belum mengunjungi jalan dengan sejuta cerita itu.
Ada banyak musisi jalanan, kuliner dan oleh-oleh khas Yogyakarta dapat ditemui di jalan sepanjang 2 KM itu.
Jika kamu pernah mengunjungi Yogyakarta dan pergi ke Jalan Malioboro, maka kamu akan merasa de javu jika melewati Jalan Gajah Mada di Kota Denpasar.
Pasalnya Jalan Gajah Mada Denpasar memiliki nuansa yang sama seperti Jalan Malioboro Jogja.
Hanya saja jalan yang berada di pusat kota Denpasar itu tidak seromantis Jalan Malioboro Jogja saat malam hari.
Saat malam hari Jalan Malioboro Jogja, kita akan melihat banyak sekali pasangan kekasih duduk di kursi-kursi sepanjang jalan itu, menikmati musik dari musisi jalanan dan jajanan khas Jogja.
Berbeda dengan Jalan Gajah Mada Denpasar. Jalan bagian utara kantor Walikota Denpasar itu hanya dilewati kendaraan saja, tetapi kursi-kursi yang disediakan di sana kosong tanpa penghuni saat malam hari.
Namun begitu, jalan Gajah Mada Denpasar menjadi tempat tinggal para homeless (tunawisma). Jika anda melewati jalan tersebut saat malam, banyak sekali kaum homeless yang memanfaatkan halaman ruko untuk tidur. (*/Ana AP)
Baca Juga: Viral! Berani Beda, Polisi Jogja Ini Joget TikTok di Tengah Jalan