Suara Denpasar - Beberapa waktu yang lalu terjadi kontroversi terkait Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, di Jawa Timur, menjelang Piala Dunia U-17 2023. Hal ini terjadi usai kabar Persebaya Surabaya dilarang menggunakan Stadion GBT.
Persebaya Surabaya yang dikabarkan hendak melawan Arema FC, Sabtu, (23/9/2023), tiba-tiba memperoleh surat, mengenai himbauan dari Menteri PUPR, jika Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya yang hendak direnovasi.
Sontak saja, suporter Persebaya Surabaya, Bonek Mania merasa kecewa mendengar kabar yang kurang mengenakkan itu. Kemudian Manajemen Persebaya Surabaya bereaksi dengan mencari solusi terkait permasalahan ini.
Di tengah Manajemen Persebaya tengah mencari solusi terkait masalah ini, Erick Thohir, Ketua Umum (Ketum) PSSI memberikan kabar, jika Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), tetap akan digunakan oleh Persebaya Surabaya kontra Arema FC.
Kabar menggembirakan ini telah disampaikan langsung oleh Erick Thohir kepada Bajol Ijo, Menteri PUPR, hingga PT Liga Indonesia Baru.
"Sudah putus kemarin, saya sudah telepon Pak Basuki, dan PT Liga," terang Erick, dikutip dari laman resmi PSSI dan bandung.suara.com, Rabu (20/9/2023).
"Tentu silahkan dipergunakan untuk Bonek. Tapi saya harapkan juga mohon dijaga karena fasilitas ini akan dipergunakan untuk Piala Dunia U-17," ungkapnya kemudian.
Walaupun begitu, Ketua Umum PSSI menghimbau kepada supporter atau penonton, supaya menjaga fasilitas yang ada di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya yang hendak dipakai dalam Piala Dunia U-17.(*/Rizal)