Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Minta Tiadakan Pertandingan di 1 Oktober, Warganet Ungkap Rasa Tidak Terima

Suara Denpasar

Rabu, 20 September 2023 | 16:20 WIB
Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Minta Tiadakan Pertandingan di 1 Oktober, Warganet Ungkap Rasa Tidak Terima
Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Minta Tiadakan Pertandingan di  1 Oktober, Warganet Ungkap Rasa Tidak Terima (ANTARA)

Suara Denpasar – Perwakilan keluarga korban akibat tragedi Kanjuruhan mendesak agar PSSI bisa menghentikan seluruh pertandingan sepak bola pada 1 Oktober 2023 mendatang.

Hal ini dilakukan, sebagai bentuk duka dari pemerintah atas tragedi Kanjuruhan yang akhirnya menimbulkan ratusan orang kehilangan nyawa.

Sebelumnya, perlu diketahui bahwa tragedi Kanjuruhan ini terjadi usai pertadingan antara Persebaya Surabaya vs Arema FC.

Dari hasil pertandingan, Arema FC memang harus menerima kekalahan tersebut dari Persebaya Surabaya.

Namun usai pertandingan tersebut, kerusuhan besar terjadi hingga akhirnya menimbulkan banyaknya korban luka hingga korban jiwa.

Menyikapi hal tersebut, dikutip dari unggahan di akun Instagram @gozipbola, perwakilan keluarga korban memang berharap agar PSSI bisa menerima permintaan mereka.

Tak hanya itu, pihak perwakilan keluarga korban Kanjuruhan juga menerangkan bahwa, mereka berharap agar setiap 1 Oktober bisa diperingati sebagai hari duka nasional.

Namun di sisi lain, permintaan dari perwakilan keluarga korban Kanjuruhan ini mendapatkan beragam respon dari warganet.

Banyak dari mereka yang merasa kurang setuju, dengan adanya permintaan terkait penghentian seluruh laga sepak bola pada 1 Oktober 2023 mendatang.

baca juga

Meskipun begitu, banyak juga dari mereka yang memberikan ide lain untuk memberikan penghormatan dan ungkapan duka, atas kejadian tragedi Kanjuruhan ini.

Apalagi diketahui bahwa untuk Liga 1, pada Minggu, 1 Oktober 2023 mendatang akan menggelar pertandingan antara Persib Bandung vs Persita Tangerang dan juga Madura United FC vs Borneo FC.

Sehingga jika hal ini diterima PSSI, tentunya pertandingan antara keempat klub bisa saja terancam berganti jadwal.

“Lahh suruh arema bubar aja la, kenapa klub lainnya yang kena,” tulis akun @badzien.

“Yang suruh berhenti itu Arema, yang harus didesak keluarga korban itu Arema,” tulis akun @jingga.hitam.

“Seharusnya ga perlu ditiadakan. Liga tetap jalan Cuma sebelum laga dimulai mengheningkan cipta,” tulis akun @addzkii.

“Diberentiin cuma jadi bikin ancur waktu liga yang udah dihitung PSSI, mending mengheningkan cipta sebelum kick off!,” tulis akun @raditthezarahmad.

Meskipun begitu, hingga saat ini belum ada pernyataan apapun dari pihak PSSI, apakah akan menerima usulan dari perwakilan keluarga korban tragedi Kanjuruhan ini atau tidak. (*/Dinda)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menuju 1 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Intip Kilas Balik Kerusuhan Liga 1 yang Tewaskan Ratusan Suporter

Menuju 1 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Intip Kilas Balik Kerusuhan Liga 1 yang Tewaskan Ratusan Suporter

Denpasar | Rabu, 20 September 2023 | 14:24 WIB

Minta Seluruh Sepak Bola di 1 Oktober Dihentikan, Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Tuntut Janji Erick Thohir

Minta Seluruh Sepak Bola di 1 Oktober Dihentikan, Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Tuntut Janji Erick Thohir

Denpasar | Rabu, 20 September 2023 | 13:40 WIB

PSSI Didesak Keluarga Tragedi Kanjuruhan Untuk Stop Laga Sepakbola di 1 Oktober 2023, Warganet Soroti Hal Ini

PSSI Didesak Keluarga Tragedi Kanjuruhan Untuk Stop Laga Sepakbola di 1 Oktober 2023, Warganet Soroti Hal Ini

Denpasar | Rabu, 20 September 2023 | 11:00 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×