Suara Denpasar - Ketua Umum PSSI Erick Thohir telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Mafia Bola untuk memberantas praktik pengaturan skor dan mafia di sepakbola Indonesia.
Satgas Anti Mafia Bola ini beranggotakan empat orang yakni Maruar Sirait selaku Ketua, Najwa Shihab, Ardan Ardan Adiperdana, dan Akmal Marhali.
Erick memastikan keempat sosok ini merupakan tokoh-tokoh yang independen. Sargas Anti Mafia Bola ini bisa langsung melaporkan hasil investigasinya ke Presiden.
“Secara khusus saya diperintahkan untuk memberi perhatian serius soal praktik pengaturan pertandingan dan mafia sepakbola. Bahkan, meminta keterlibatan tokoh-tokoh independen agar jelas transparasinya,” jelasnya, dikutip dari Antara pada Kamis (21/9).
Berikut ini informasi singkat 4 Anggota Satgas Anti Mafia Bola:
1. Maruar Sirait
Maruar Sirait merupakan politisi PDI P sekaligus mantan Anggota Komisi XI DPR-RI periode 2004-2009, 2009-2014, 2014-2019.
Namanya memang sudah tak asing lagi di dunia sepakbola selain sempat menjadi Ketua Steering Committee Piala Presiden 2015-2019 ia juga sempat santer dirumorkan akan menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) beberapa waktu lalu.
2. Najwa Shihab
Namanya sudah dikenal di seantero negeri, Najwa Shihab merupakan seorang jurnalis, aktivis, dan sempat menjadi reporter di beberapa stasiun televisi.
Ia kemudian mendirikan perusahaan berita sendiri yakni Narasi pada tahun 2018. Putri kedua Quraish Shihab ini merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia angkatan tahun 1996.
3. Ardan Adiperdana
Ardan Adi Perdana merupakan mantan Ketua Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Selain itu ia juga pernah menjabat sebagai Komsisaris PLN di bidang Pengawasan Keuangan dan Reformasi Birokrasi.
4. Akmal Marhali
Nama Akmal Marhali sudah tak asing lagi bagi pecinta bola, ia merupakan seorang pengamat sepakbola sekaligus Koordinator Save Our Soccer (SOS).