Suara Denpasar – Bek Arema FC, Syaiful Anwar mengaku sempat susah tidur usai membela timnya melakoni laga Derby Jatim melawan Persebaya Surabaya pekan lalu.
Arema FC harus keok di tangan rival abadinya itu dengan skor 1-3. Nama Syaiful Anwar kemudian menjadi sorotan suporter Arema FC, Aremania karena blunder-nya mengakibatkan gol pertama Persebaya yang dicetak Bruno Moreira.
Saat itu, Syaiful Anwar yang mencoba memberi passing ke pemain Arema FC lainnya justru keliru memberi umpan ke Bruno Moreira yang kemudian sukses menjebol gawang tim berjuluk Singo Edan itu.
Eks pemain Persita Tangerang dan Bali United itu mengaku sempat mendapat kritikan dari suporter di akun Instagram pribadinya.
Tetapi ia memilih menanggapi kritikan yang diberikan suporter dengan bijak dan membiarkan kolom komentar tetap terbuka.
“Sejak bergabung dengan Arema, saya siap mental karena seperti ini memang risiko bermain untuk klub besar,” ujar Syaiful dilansir Suara Denpasar dari laman Instagram @infokanjuruhan, Jumat (29/9/2023).
“Saya biarkan kolom komentar Instagram tetap terbuka. Karena saya siap dengan risiko sejak tanda tangan kontrak sebagai pemain Arema,” sambungnya.
Sementara Pelatih Arema FC, Fernando Valente merasa tidak perlu menyalahkan blunder yang dilakukan pemainnya terus menerus.
Juru taktik asal Portugal itu memaklumi bahwa blunder yang dilakukan pemain adalah hal lumrah dalam permainan sepakbola.
Baginya paling penting adalah pemain bisa belajar dari kesalahan dan memperbaiki penampilannya di laga berikutnya.
“Setiap pemain bisa melakukan kesalahan. Tidak mungkin selalu benar dalam 90 menit. Tim juga bisa mengalami kekalahan atau kemenangan,” jelas Fernando Valente. (*/Rizal)