Suara Denpasar - Dalam beberapa tahun terakhir PSSI telah sukses menggandeng sejumlah pemain keturunan yang kini berkontribusi bagi timnas Indonesia.
Namun cenderung berfokus pada lini belakang seperti Rafael Struick di posisi di sayap, Ivar Jenner di posisi gelandang, dan Elkan Baggott di posisi bek.
Saat ini, PSSI juga tengah menjalani proses naturalisasi pada pemain dengan posisi belakang, yakni Cyrus Margono dalam posisi kiper dan Jay Idzes di posisi bek.
Hal ini menimbulkan keinginan dari para netizen dan penggemar sepak bola agar PSSI juga mempertimbangkan naturalisasi seorang striker guna memperkuat lini depan timnas Indonesia.
Keinginan ini tampaknya sejalan dengan pandangan Ketua PSSI, Erick Thohir, yang menyadari bahwa timnas memerlukan pemain depan yang berkualitas.
Bung Ropan mengungkapkan pandangan Erick Thohir dalam kanal YouTube. Menurutnya, Erick Thohir telah mengidentifikasi kebutuhan akan pemain depan dalam timnas Indonesia dan berkomitmen untuk memperkuat posisi tersebut.
“Erick (Thohir) melihat, bahwa kita butuh pemain depan,” kata bung Ropan dikutip dari kanal YouTube Bung Ropan (30/9/2023).
Sayangnya, hingga saat ini, PSSI masih merahasiakan nama pemain yang sedang dibidik dalam upaya naturalisasi ini.
Meskipun begitu, Bung Ropan meyakinkan para penggemar sepak bola bahwa Erick Thohir telah berjanji untuk melakukan upaya maksimal dalam menghadirkan pemain depan berkualitas bagi timnas Indonesia.
“Erick sudah mengatakan akan diupayakan,” kata bung Ropan.
Saat ini, timnas Indonesia sudah memiliki pemain-pemain yang perkuat lini depan seperti Rafael Struick dan Ramadhan Sananta, namun kebutuhan akan satu atau dua pemain depan tambahan tetap dibutuhkan.
Beberapa nama pemain yang mungkin menjadi target PSSI menurut prediksi Bung Ropan adalah Million Manhoef, Ragnar Oratmangoen, dan Ilias Alhaft.
Dikutip dari transfermrkt, Million Manhoef, berusia 21 tahun, bermain untuk klub Vitesse Arnhem dengan posisi sebagai striker dan memiliki nilai pasar sekitar Rp60,84 miliar. Ia menduduki peringkat kedua di klubnya.
Ragnar Oratmangoen, yang berusia 25 tahun, saat ini bermain untuk Fortuna Sittard sebagai pemain pinjaman dari FC Groningen. Ia juga berposisi sebagai striker dan memiliki nilai pasar sekitar Rp7,82 miliar.
Ilias Alhaft, yang berusia 26 tahun, bermain untuk klub FC Noah Yerevan sebagai striker dengan nilai transfer sekitar Rp5,21 miliar.