Suara Denpasar - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Made Indra menanggapi anggaran Rp 84 miliar yang digelontorkan Pemerintah Provinsi Bali kepada Kabupaten Karangasem.
Hal itu, kata dia, karena memang Kabupaten Karangasem membutuhkan bantuan anggaran dari pemerintah Provinsi Bali untuk sejumlah program strategis.
Namun bukan Karangasem saja, semua Kabupaten/kota mendapat support anggaran tersebut, kecuali Kabupaten Badung. Alasannya adalah fiskal atau pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Badung sudah bagus.
"Tergantung kondisi keuangan Kabupaten/kota, yang diberikan itu karena kondisi keuangan yang membutuhkan bantuan. Seperti Badung fiskal nya sudah sangat bagus, PAD nya sangat bagus ya tidak lagi kita (Pemprov) memberikan bantuan, tapi yang lain kita berikan," ujarnya di Kantor DPRD Provinsi Bali, Senin (2/10/2023).
Bantuan dana dari Pemerintah Provinsi kepada Kabupaten/kota itu beragam dengan jumlah yang beragam juga. Seperti bantuan dukungan untuk pesta kesenian Bali, kemudin bantuan keuangan untuk pengendalian administrasi penduduk.
Selain itu ada bantuan keuangan untuk infrastruktur dan ada bantuan sharing untuk jaminan kesehatan nasional yang disebut BPJS kesehatan.
"Ini hampir semuanya dapat, kecuali Kabupaten Badung karena memang fiskal atau PAD nya sudah sangat bagus," kata Dewa Made Indra menegaskan. (*/Dinda)