Suara Denpasar - Atlet panjat tebing kelahiran Bali, Desak Made Rita Kusuma Dewi, sukses mempersembahkan medali emas untuk nomor speed putri pada Asian Games 2022 Hangzhou. Desak berhak untuk peringkat pertama, usai berhasil mengalahkan wakil tuan rumah Tiongkok, Deng Li Juan, sekaligus memperbaiki rekornya.
Melansir dari Kemenpora, pertandingan digelar di SXK Sport Climbing Centre, Hangzhou, China, pada Selasa (03/10/2023). Atlet panjat tebing kelahiran tahun 2001 tersebut berhasil mengalahkan wakil tuan rumah China, Deng Li Juan dengan rekor waktu fantastis.
Desak berhasil mencatatkan finis dengan waktu 6,364 detik. Rekor tersebut sekaligus memecahkan rekor Asian Games yang ia buat atas namanya sendiri secara berturut-turut sepanjang laga itu.
Sejak dari babak perempat final sampai final, Desak Made tercatat telah memecahkan rekor Asian Games hari itu sebanyak tiga kali. Sebelumnya Desak Made mencatatkan rekor waktu tercepat yakni 6,6 detik dan 6,5 detik.
Sedangkan perwakilan tuan rumah Tiongkok, Deng Li Juan, pada pertandingan final hari ini tidak cukup memberi perlawanan sengit pada kecepatan Desak Made. Di depan ribuan pendukungnya, Deng Li Juan mesti merelakan posisi pertama setelah hanya berhasil membukukan 6,435 detik.
Dalam wawancara seusai pertandingan, Desak Made mengungkapkan kegembiraan atas pencapaiannya. Ia menyebut bahwa dirinya bisa memenangkan pertandingan karena telah berlatih keras selama ini.
"Saya sendiri sebelum kompetisi selalu meyakinkan diri bahwa sudah berlatih keras untuk menjadi yang terbaik, dan capaian ini seperti yang Desak mimpikan selain ke Olimpiade 2024 Paris. Jadi saya selalu berdoa selalu bisa menjadi juara," ujar Desak, dilansir dari laman resmi kemenpora.
Keberhasilan Desak Made memenangkan medali emas, membuatnya berhak atas tiket ke Olimpiade 2024 yang bakal diadakan di Paris. Juga kemenangan Desak Made membuat nama Indonesia harum di kancah olahraga internasional. (*/Dinda)
Baca Juga: Dapat Hujatan Rasisme Usai Perkuat Timnas Indonesia di Asian Games 2022, Begini Respons Hugo Samir