Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Dolar AS Perkasa, Rupiah Turun ke Level Rp16.805

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Kamis, 05 Februari 2026 | 09:40 WIB
Dolar AS Perkasa, Rupiah Turun ke Level Rp16.805
Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
  • Nilai tukar rupiah secara konsisten melemah terhadap dolar AS, mencapai Rp16.805 pada Kamis pagi (5/2/2026).
  • Pelemahan rupiah dipicu oleh sentimen dalam negeri terkait isu OJK dan sentimen global penguatan dolar AS.
  • Mata uang Asia mayoritas melemah, kecuali peso Filipina dan dolar Hongkong yang menunjukkan penguatan terhadap dolar AS.

Suara.com - Nilai tukar rupiah konsisten melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Adapun, pada pembukaan perdagangan hari Kamis (5/2/2026) mata uang garuda masuk zona merah.

Data Bloomberg, menunjukkan rupiah bergerak di sekitar level Rp16.805 per dolar AS.  Rupiah pun melemah 0,18 persen dibandingkan penutupan Rabu (4/2) ada di level Rp16.779.   

Sedangkan kurs JISDOR Bank Indonesia ada di level Rp16.775. Pelemahan ini terjadi dikarenakan sentimen dalam negeri. Salah satunya, nama Misbakhun yang dikabarkan masuk kandidat Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dalam hal ini,  Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah melemah dikarenakan sentimen global. 

"Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS yang menguat oleh data ISM jasa yang lebih kuat," katanya saat dihubungi Suara.com.

Untuk itu rupiah akan terus melemah pada penutupan hari ini. Apalagi pengumuman pertumbuhan ekonomi Indonesia menekan rupiah nanti.

Ilustrasi Ringgit Malaysia. (Shuttetstock)
Ilustrasi Ringgit Malaysia. (Shuttetstock)

"Namun perlemahan akan terbatas, investor wait and see menantikan data PDB Q4 Indonesia siang ini. Range 16.700-16.850," jelasnya.

Sementara itu, beberapa mata uang Asia kompak melemah. ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,26 persen.

Selanjutnya ada dolar Taiwan dan won Korea Selatan yang sama-sama ambles 0,21 persen. Disusul, yuan China yang tergelincir 0,04 persen.

Berikutnya, baht Thailand dan dolar Singapura yang sama-sama turun 0,02 persen. Lalu yen Jepang terlihat melemah tipis dengan kecenderungan stabil di pagi ini.

Sedangkan, peso Filipina menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melesat 0,21 persenD

Kemudian ada dolar Hongkong yang menguat tipis 0,02 persen terhadap the greenback.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Website Freelance 2026 dengan Gaji Dolar

Daftar Website Freelance 2026 dengan Gaji Dolar

Bisnis | Minggu, 25 Januari 2026 | 06:39 WIB

Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta

Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 18:02 WIB

Rupiah Berhasil Tundukan Dolar AS Hari, Tembus Level Rp 16.820/USD

Rupiah Berhasil Tundukan Dolar AS Hari, Tembus Level Rp 16.820/USD

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 16:09 WIB

Penjelasan Purbaya Kenapa Rupiah Anjlok Tapi IHSG Naik, Bisa Picu Krisis Ekonomi?

Penjelasan Purbaya Kenapa Rupiah Anjlok Tapi IHSG Naik, Bisa Picu Krisis Ekonomi?

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 11:55 WIB

Rupiah Masih Perkasa di Jumat Pagi ke Level Rp 16.844/USD

Rupiah Masih Perkasa di Jumat Pagi ke Level Rp 16.844/USD

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 09:39 WIB

Rupiah Menguat ke Level Rp 16.895, Sentimen Global Jadi Penopang

Rupiah Menguat ke Level Rp 16.895, Sentimen Global Jadi Penopang

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 17:10 WIB

Terkini

Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?

Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:04 WIB

Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah

Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:38 WIB

Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi

Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:31 WIB

Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I

Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:29 WIB

Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK

Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:53 WIB

Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing

Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:37 WIB

Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:31 WIB

Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini

Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:30 WIB

BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi

BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:13 WIB

Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I

Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:02 WIB