Suara Denpasar - Performa Pratama Arhan dalam pertandingan Timnas Indonesia telah menjadi topik pembicaraan hangat di media sosial setelah laga kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran pertama melawan Brunei Darussalam pada Kamis (12/10/2023) malam.
Banyak netizen mengkritik permainan Pratama Arhan, dengan sejumlah alasan yang mencakup crossing yang kurang akurat dan teknik mengoper bola yang kurang memuaskan.
Beberapa dari mereka bahkan mencuatkan spekulasi tentang pengaruh lingkungan sosial Pratama Arhan, terutama terkait dengan hubungannya dengan Azizah Salsha, istrinya.
Di kolom komentar akun Instagram @futboll.indonesia, beberapa netizen menyuarakan keprihatinan mereka.
“Arhan ini terlalu banyak mengiyakan ajakan temen2 pasangannya untuk melakukan kegiatan diluar sepak bola, perlu diingat, as a professional football player, dia itu eksklusif, harus tau apa yang dia lakukan, dan stop ngelakuin hal hal yg ga ada impact nya di lapangan,” ujar akun @worshipingdie.
“Circle istrinya yg buat dia menurun drastis, wanti² asnawi karena beberapa match terakhir baik klub maupun timnas juga menurun drastis,” tulis akun IG @e_a_r13.
Namun, Shin Tae Yong, pelatih Timnas Indonesia, memiliki pandangan yang berbeda terkait penurunan performa Pratama Arhan. Menurutnya, fluktuasi dalam permainan pemain adalah hal yang wajar dalam sepak bola.
"Kadang-kadang pemain bisa tampil bagus, namun pada kesempatan berikutnya mungkin tidak sebagus sebelumnya. Seperti hari ini, mungkin performanya tidak begitu bagus, namun pada pertandingan berikutnya, dia bisa jadi tampil lebih baik," ujar Shin Tae Yong seperti yang dikutip dari akun Instagram @futboll.indonesia pada 13 Oktober 2023.
Pernyataan Shin Tae Yong ini mencerminkan pendekatan pelatih yang lebih sabar terhadap fluktuasi performa pemain. (*/Ana AP)
Baca Juga: Posting Foto Bayi, Azizah Salsha Kode ke Pratama Arhan?