Suara Denpasar - Britney Spears akhirnya buka suara dan mengejutkan publik dunia pada hari Rabu (18/10) lalu. Dalam buku memoarnya yang berjudul "The Woman in Me", ia mengungkapkan bahwa pernah hamil anak Justin Timberlake pada tahun 2002.
Namun, ia akhirnya memutuskan untuk menggugurkan kandungannya karena Justin Timberlake menolak untuk menjadi ayah.
Dilansir dari suara.com, pengakuan Britney Spears ini, tentunya memicu berbagai reaksi dari publik, termasuk dari NSync, grup musik yang menaungi Justin Timberlake. Dalam sebuah pernyataan resmi, NSync menyatakan bahwa mereka mendukung Britney Spears dan menghormati keputusannya untuk berbagi kisahnya.
"Kami sangat mendukung Britney Spears dan keputusannya untuk berbagi kisahnya," kata perwakilan N*Sync. "Kami memahami bahwa ini adalah pengalaman yang sulit baginya, dan kami berharap dia dapat menemukan kedamaian dan kesembuhan."
Sementara itu, dari pihak Justin Timberlake belum memberikan tanggapan resmi atas pengakuan Britney Spears. Namun, pengacaranya telah meminta agar buku Britney Spears dibaca oleh pihak mereka terlebih dahulu sebelum dirilis.
Britney Spears dan Justin Timberlake mulai berkencan pada tahun 1999 dan putus pada tahun 2002. Pada tahun 2002, Britney Spears dikabarkan hamil anak Justin Timberlake.
Namun, Britney Spears akhirnya memutuskan untuk menggugurkan kandungannya.
Dalam buku memoarnya, Britney Spears mengungkapkan bahwa ia dan Justin Timberlake memang berencana untuk menikah. Namun, rencana tersebut dibatalkan setelah Justin Timberlake menolak untuk menjadi ayah.
"Dia bilang kami belum siap untuk punya bayi dalam hidup kami karena kami masih terlalu muda," tulis Britney Spears.
Baca Juga: Masih Merajalela, Ditemukan Praktik Aborsi di Kemayoran Jakarta Bikin Warga Gempar
Pengakuan Britney Spears memicu berbagai spekulasi dari publik, termasuk mengenai video klip lagu "Everytime" yang dirilis pada tahun 2003.
Dalam video klip tersebut, Britney Spears digambarkan dalam kondisi yang hancur. Ia bertengkar dengan sang kekasih, tetapi harus tetap menghadapi dunia sebagai seorang artis. Pertengkaran ini membuat Britney Spears mau bunuh diri. Ia yang menenggelamkan diri dalam bath up, tiba-tiba terbangun di rumah sakit.
Di khayalannya, Britney Spears yang mengenakan baju serba putih melihat satu pasien yang baru saja melahirkan. Perempuan 41 tahun ini melihat ke arah bayi dan kemudian video klip itu selesai.
Warganet berspekulasi bahwa video klip "Everytime" menggambarkan kondisi Britney Spears setelah menggugurkan kandungannya. Mereka melihat bahwa Britney Spears seperti sedang bergulat dengan rasa bersalah dan penyesalan. (*/Dinda)