Suara Denpasar - Anies Baswedan, Capres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan menanggapi soal namanya yang selalu kecil di survei politik.
Anies kini sudah sah terdaftar sebagai Capres bersama Cak Imin sebagai Cawapresnya dari koalisi yang diisi Partai NasDem, PKS dan PKB.
Namun, nama kedua pasangan itu selalu terendah secara kuantitatif di beberapa survei, bahkan mereka berdua selalu malah dan berada di posisi bawah.
Saat ditanyai pendapatnya soal data tersebut, Anies Baswedan memberikan jawaban bahwa dirinya khawatir akan masa depan para peniliti survei.
"Saya mengkhawatirkan masa depan dari peneliti-peneliti ini sebetulnya," jawab Anies dilansir Suara Denpasar dari kanal YouTube METRO TV pada Sabtu, (21/10/2023).
Anies Baswedan memberikan contoh ketika ia mencalonkan diri sebagai Cagub DKI Jakarta pada 2017 lalu.
Ia menceritakan bahwa dulu juga namanya selalu kalah dalam survei, namun nyatanya ia menang Pilgub DKI Jakarta 2017 lalu.
"Pengalaman kami di Jakarta, kami di Jakarta itu belum pernah ada survei yang menempatkan kami nomor 2, apalagi nomor 1," jelasnya.
"Bahkan seminggu sebelum Pilkada Jakarta, kami ini masih nomor 3 dengan selisih yang amat jauh," lanjutnya.
"Lalu ketika terjadi Pilkada suasananya berubah sekali, angkanya lain sekali, dan kita tahu yang menang yang mana," pungkasnya. (*/)