Momen yang paling tidak pernah dilupakan oleh Cak Sodiq adalah ketika dirinya mampu membeli mobil.
Malam hari, dia membawa sang istri yang dalam kondisi stroke jalan-jalan dari Pandaan sampai Tretes. Di sana, dia mengajak sang istri ngobrol meski tak bisa menjawab.
Cak Sodiq menjelaskan bahwa dirinya berharap sang istri bisa segera sembuh. Sebab, ekonomi keluarga kini sudah membaik.
Dulu, keluarganya dianggap keluarga kampung dan tidak akan bisa membeli sepeda motor. Kini, dia sudah mampu untuk membeli mobil.
Di tengah kesuksesan materi ini, tentu dirinya berharap sang istri juga ikut menikmati dan segera sembuh dari sakitnya.
"Sak iki aku wis iso tuku mobil Yul. Ayo waraso sayang, kita bersenang-senang. Tak delok bojoku iso nangis, air matanya berlinang," ungkap Cak Sodiq yang juga tak bisa menahan linangan air mata. ***