Suara Denpasar - Mantan kapten timnas Jerman, Lothar Matthaus menyebut kemenangan Lionel Messi atas Ballon d'Or kedelapan sebagai sebuah lelucon.
Mantan pesepakbola yang pernah memenangkan Ballon d'Or 1990 mengungkapkan, bahwa Erling Haaland lebih layak mendapatkan penghargaan individu sepakbola paling bergengsi itu.
Penampilan Haaland bersama klub barunya, Manchester City memang terbilang mengagumkan. Di musim perdananya, pemain berpaspor Norwegia itu berhasil membukukan 52 gol di semua ajang kompetisi bersama tim asuhan Pep Guardiola.
Ketajaman Haaland di lini depan The Citizen, membuat Manchester Biru berhasil menyabet treble. Manchester City berhasil memenangkan Liga Inggris, Piala FA, juga trofi Liga Champions yang sudah diidam-idamkan klub.
Hal inilah yang kemudian membuat Matthaus beranggapan bahwa Haaland lebih layak mendapatkan trofi tersebut.
Ia juga menyebut, kalau kemenangan Messi menunjukkan bahwa pencapaian di Piala Dunia lebih penting dibandingkan dengan apa yang diraih Haaland.
“Ini menunjukkan bahwa (pencapaian Messi) Piala Dunia lebih penting dari apa pun sebagai penghargaan karena Haaland adalah pemain terbaik selama 12 bulan terakhir,” kata mantan pemain Jerman itu dalam wawancaranya bersama Sky.
“Sepanjang tahun, Haaland tampil lebih baik dibandingkan Messi. Messi tidak layak memenangkannya kali ini."
"Bagi saya tidak ada alasan untuk mengabaikan apa yang telah dicapai Haaland. Meski saya penggemar Messi, menurut saya ini hanya lelucon,” lanjutnya.
Baca Juga: Pernah Lawan Messi dan Ronaldo! Jordi Amat Bilang Begini ke Sandy Walsh
"Haaland adalah pemain terbaik dalam dua belas bulan terakhir, yang telah memenangkan tiga gelar bersama Manchester City (Liga Champions, Liga Premier dan Piala FA). Ia juga telah memecahkan rekor gol terbanyak dalam pencapaiannya itu," jelas pemain yang juga pernah memenangkan Ballon d'Or 1990 tersebut.
Lionel Messi berhasil memenangkan Ballon d'Or 2023 setelah poin yang dikumpulkannya mengungguli perolehan poin Haaland yang berada di peringkat 2.
Kemenangan Messi ini merupakan gelar Ballon d'Or kedelapan kalinya untuk kapten timnas Argentina tersebut. (*/Dinda)