Suara Denpasar – Nama Ezra Walian bukan menjadi pilihan utama di lini serang Persib Bandung yang banyak mengandalkan duet David da Silva dan Ciro Alves di lini serang.
Tetapi pemain yang dilansir dari laman Transfermarkt memiliki nilai pasar sebesar Rp 4,78 miliar itu tidak bisa dikesampingkan perannya meski sering turun sebagai pemain pengganti.
Ezra kerap tampil menjadi pembeda ketika Persib mengalami kebuntuan dalam menggedor lini pertahanan lawan.
Meski tak mencetak gol, kecerdikan pemain berdarah Belanda itu dalam membuka ruang bagi rekan setimnya kerap menguntungkan Persib Bandung.
Seperti di laga terakhir melawan Madura United hari Rabu (1/11/2023) kemarin, walau tak mencetak gol.
Ezra berperan penting atas tercipta-nya gol semata wayang Persib di menit ke-85 melalui tandukkan Nick Kuipers yang memastikan mereka pulang dengan membawa tiga poin.
Melihat peran pemain berusia 26 tahun itu, Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak memiliki penilaian khusus terhadap Ezra Walian.
“Dia (Ezra) bermain di posisi yang berbeda dari sebelumnya. Dia bermain sebagai gelandang bertahan dan menunjukkan banyak perkembangan,” ungkap Bojan dilansir dari laman resmi klub, Kamis (2/11/2023).
“Itu bagus karena kami punya satu tambahan pemain untuk mengisi posisi tersebut,” lanjutnya.
Ezra yang posisi naturalnya bermain sebagai seorang striker kerap kali mendapat rotasi posisi dari Bojan Hodak.
Absennya Marc Klok di laga melawan Madura United membuat Ezra digeser bermain lebih ke belakang sebagai seorang gelandang. (*/Rizal)