Suara Denpasar- Pemerintah melalui Kepolisian Republik Indonesia (Polri) juga ikut meluncurkan bantuan seberat 20,5 ton tahap kedua untuk masyarakat yang berada di jalur Gaza, Palestina melalui Terminal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Banten.
Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri Irjen Pol Krishna Murti mengatakan bantuan seberat 26,5 ton yang dikelola pihaknya itu adalah bagian dari 51,5 ton bantuan Pemerintah Indonesia untuk warga Palestina.
Bantuan tersebut diberangkatkan dengan pesawat Airbus A330-900 dari Bandara Soetta menuju Bandara El-Arish, Mesir pada Senin, 6 November 2023 pukul 01.00 WIB. Dimana bantuan tersebut diperkirakan akan tiba di Bandara Udara Militer milik negara Mesir sekitar pukul 07.00 waktu setempat.
Dilansir dari humas.polri.go.id, Bantuan dari Polri itu diketahui terdiri dari 100 tenda pleton, dimana dalam satu tenda tersebut dikatakan bisa memuat sampai 50 orang. Selain itu, Polri juga mengirimkan 1000 selimut untuk menghadapi musim dingin dan juga 1000 jaket musim dingin.
Hal tersebut mengingat ada banyak masyarakat di jalur Gaza yang kehilangan rumah mereka akibat terkena imbas ledakan. Beberapa tempat penampungan pun juga diketahui ada yang terkena imbas ledakan sehingga menyebabkan kerusakan dimana-mana.
Selain itu, Krishna Murti menambahkan, pengiriman bantuan tersebut juga diikuti oleh rombongan tujuh anggota Polri, serta beberapa delegasi dari Kemlu dan media.
Konflik yang tengah menimpa saudara kita di jalur Gaza Palestina hingga kini diketahui masih terus berlanjut. Ribuan nyawa dilaporkan melayang akibat serangan acak dari Israel.
Menurut WHO per 3 November 2023, ada sekitar 50.000 perempuan hamil yang berada di jalur Gaza, dan sekitar 180 wanita melahirkan setiap harinya. Mirisnya, per tanggal itu juga dilaporkan bahwa sudah ada 2326 wanita, dan 3760 anak yang meninggal di jalur Gaza, dengan lebih dari ribuan orang yang mengalami luka-luka. Itu berarti ada sekitar 420 anak yang terbunuh setiap harinya, bahkan beberapa di antara mereka baru berumur beberapa bulan.
Seruan gencatan senjata pun telah setia digaungkan oleh masyarakat di seluruh dunia. Bantuan dari berbagai lini massa, baik pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat telah dikumpulkan untuk dikirim ke jalur Gaza, Palestina.
Baca Juga: Kutuk Serangan di Gaza, Jokowi Pastikan Bantuan Kemanusiaan Akan Dikirim Pekan Ini
Sebelumnya, pada kloter pertama 4 November 2023 lalu, Presiden Jokowi telah melepas bantuan seberat 51,5 ton yang dikirim dengan tiga pesawat, sebagai bentuk solidaritas dan dukungan Indonesia untuk mereka yang terdampak di Palestina.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI diketahui juga ikut meluncurkan bantuan kemanusiaan sebanyak tujuh ton yang terdiri dari peralatan kesehatan bagi warga Palestina yang menjadi korban, khususnya para ibu hamil dan anak-anak di jalur Gaza. (*/Dinda)